1.047 Mahasiswa Jadi Korban TPPO di Jerman
Jumat, 22 Mar 2024, 03:03 WIBSebanyak 1.047 mahasiswa dari 33 universitas di Indonesia menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan modus ferine job di Jerman.
JAKARTA - Sebanyak 1.047 mahasiswa menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus program ferine job ke Jerman. Program ini dijalankan 33 universitas Indonesia dan perusahaan perekrut mengklaim bahwa program ini masuk Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto meminta agar hal ini menjadi atensi dan dilakukan perbaikan diberbagai sisi. Dia menyayangkan kampus tidak berhati-hati dalam memilih perusahaan untuk kerja sama.
"Ada 33 universitas yang mahasiswanya ikut dalam program dengan modus ferine job ini. Jumlah mahasiswa yang menjadi korban juga tidak bisa dibilang sedikit," ujar Edy, dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (21/3).
Dia menerangkan, ada motif mencari keuntungan dalam kasus ini. Menurutnya, mahasiswa dengan mudah tertarik mengikuti program ini karena disampaikan langsung oleh dosen atau orang-orang di kampusnya.
"Sehingga tidak terpikirkan bahwa nantinya mahasiswa ini menjadi korban TPPO. Ini memalukan kita disaat Indonesia tengah berupaya agar tenaga kerjanya bisa masuk ke bursa kerja Eropa," katanya.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Abdul Haris, menyebut, ferine job tidak pernah menjadi bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Seluruh program dan mitra MBKM dapat dilihat pada https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id.
"Kemendikbudristek mendukung penuh upaya penegakkan hukum yang dilakukan oleh Polri dan mengimbau agar kampus yang mahasiswanya terlibat program ferienjob agar selalu melindungi mahasiswa dari tekanan dan jeratan utang akibat program tersebut," katanya.
Surat Edaran
Dia menuturkan, sejak bulan Oktober 2023, pihaknya telah mengambil langkah soal isu ferienjob dengan mengeluarkan surat edaran No. 1032/E.E2/DT.00.05/2023 kepada seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Edaran tersebut untuk menghentikan keikutsertaan pada program tersebut karena banyak ditemukan pelanggaran-pelanggaran terhadap hak-hak mahasiswa.
"Kami mengajak perguruan tingi untuk berhati-hati dalam merancang program MBKM mandiri dan agar selalu memastikan kesesuaian program dengan Buku Panduan MBKM 2020," ucapnya.
Terpisah, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai kasus mahasiswa Indonesia yang diduga menjadi korban TPPO dengan modus magang ke Jerman melalui program Ferienjob menjadi pembelajaran bagi negara.
Atas kejadian itu, Moeldoko dalam siaran pers yang diterima di Jakarta meminta agar tata kelola penyelenggaraan magang mahasiswa Indonesia di luar negeri diperbaiki. "Ini jadi pembelajaran bagi negara. Satu sisi banyak anak-anak kita ingin ke luar negeri dan tidak punya duit sehingga tidak mikir risiko, diperburuk lagi dengan tata kelola," kata Moeldoko saat memimpin rapat koordinasi (rakor) , Rabu.
Moeldoko juga meminta Polri lebih cermat dalam menyelidiki lantaran persoalan tersebut sudah menyangkut institusi pendidikan tinggi di Indonesia.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan TPPO dengan modus program magang untuk mahasiswa ke Jerman atau ferien job.
Direktur Tipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro di Jakarta, Rabu, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan KBRI di Jerman terkait empat mahasiswa yang mendatangi KBRI karena program magang tersebut. "Para mahasiswa dipekerjakan secara non-prosedural sehingga mengakibatkan mahasiswa tereksploitasi," kata Djuhandhani.
Jenderal polisi bintang satu itu menyebut ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka, terdiri atas tiga orang perempuan dan dua orang laki-laki. ruf/Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
11 Orang jadi Tersangka di Kasus TPPO, Menteri Karding Minta Kapolda Riau Tangkap Aktor Intelektual
-
Heboh! Gedung Gegana di Jakarta Pusat Terbakar, Warga Sempat Panik
-
Khawatir Jadi Modus Tenaga Kerja Murah, Menteri Karding bakal Atur Magang di Luar Negeri
-
Perpustakaan Terapung untuk Meningkatkan Literasi Anak di Bantaran Sungai Alalak
-
Gwen Stefani dan No Doubt Bakal Konser di Arena Canggih The Sphere Mei Tahun Depan
-
Polda Maluku Utara Siaga Bencana, 482 Personel Diterjunkan Dalam Operasi Aman Nusa II-2025
-
Berikan Efek Jera, Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sidang Judi Online
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.