HMN 2024 Momentum Pengembangan Musik Tradisi
Senin, 11 Mar 2024, 20:52 WIBJAKARTA - Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hilmar Farid, mengatakan, Hari Musik Nasional (HMN) 2024 menjadi momentum peningkatan tata kelola musik tradisi. Dengan demikian, musik tradisi berkembang optimal dan mendukung pemajuan kebudayaan.
"Peringatan HMN diharapkan juga dapat menjadi refleksi untuk menata pengelolaan musik tradisi secara lebih baik sehingga berkembang dengan optimal untuk mendukung pemajuan kebudayaan," ujar Hilmar, dalam peringatan HMN 2024, di Jakarta, Sabtu (9/3).
Dia memastikan, Kemendikbudristek secara aktif mengupayakan pelindungan hak cipta musisi tradisional dan musik tradisi. Menurutnya, musisi tradisional begitu berjasa dalam memajukan budaya.
"Sehingga sepatutnya lah memiliki hak yang sama dengan musisi lainnya dalam memperoleh nilai ekonomi dari karyanya agar terus berkembang," jelasnya.
Hilmar menyebut ada berbagai pencapaian penguatan ekosistem musik nasional yang telah direalisasikan Kemendikbudristek tahun 2023. Di antaranya yaitu menginisiasi terbentuknya Lembaga Manajemen Musik Tradisonal bersama Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Dia menambahkan, Kemendikbudristek turut memfasilitasi para insan musik untuk berkarya. Kemendikbudristek terus berupaya memperkuat ekosistem musik nasional melalui beragam kebijakan serta dukungan kepada komunitas musik.
"Hal ini sebagai bentuk komitmen kami dalam memfasilitasi seluruh pelaku seni dan budaya dari berbagai latar belakang," ucapnya.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, mengungkapkan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk membangun dan memajukan ekosistem musik Indonesia demi kepentingan bangsa. Termasuk di antaranya, musik tradisi dan musik anak.
"Memajukan ekosistem musik menjadi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan manfaat musik Indonesia sebagai identitas nasional yang membanggakan bagi kita semua, sebagai medium pembelajaran yang membahagiakan, dan tentunya sebagai bentuk pemajuan kebudayaan," terangnya.
Direktur Perfilman, Musik, dan Media, Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, menyebutkan bahwa Kemendikbudristek juga menyelenggarakan Festival Musik Tradisi di berbagai tempat. Program-program tersebut khazanah baru terbuka bagi masyarakat modern untuk mengenal budaya sebagai jati diri yang otentik.
"Tentu dengan adanya penyelenggaraan festival dan pertunjukkan yang telah dan akan terus dilakukan, akan bermunculan musisi-musisi muda. Kita ingin ekosistem musik ini tidak hanya solid tapi juga beregenerasi," katanya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.