Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menag: Nyepi-Ramadhan Momentum Introspeksi, Saling Hormati Ritual dan Tradisi

📅 Minggu, 10 Mar 2024, 09:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menag: Nyepi-Ramadhan Momentum Introspeksi, Saling Hormati Ritual dan Tradisi Doc: Kemenag.go.id
Ket. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

JAKARTA -Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1946 yang beriringan dengan awal Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi jadi momentum introspeksi diri serta saling menghormati ritual dan tradisi.

"Catur Brata Penyepian, waktu tepat untuk umat Hindu melakukan kontemplasi. Puasa Ramadhan juga sangat baik untuk muhasabah bagi umat Islam. Jadi, keduanya adalah momentum introspeksi," ujar Menag dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (10/3).

Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1946 umat Hindu menyambut Nyepi dengan Tawur Agung Kesanga dan Pawai Ogoh-ogoh. Di saat yang bersamaan, umat Islam sambut bulan puasa dengan Tarhib Ramadhan dan Qiyamul-Lail.

Menag mengatakan, baik Nyepi maupun puasa Ramadhan, menjadi momentum yang baik bagi umat Hindu dan Islam untuk melakukan introspeksi.

Umat Hindu melakukan Catur Brata Penyepian, yaitu Amati geni (tidak menyalakan api), Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelungan (tidak bepergian), dan Amati Lelanguan (tidak menikmati hiburan/bersenang-senang). Sementara umat Islam selama Ramadhan menjalani ibadah puasa.

Dalam semangat introspeksi, sikap saling menghormati sangat penting, karena adanya perbedaan ekspresi keberagamaan. Hari Suci Nyepi meniscayakan keheningan, sementara giat mengisi Ramadhan, sarat dengan ekspresi syiar (keramaian).

"Mari saling menghormati dalam menjalani ritual ibadah dan tradisi keagamaan masing-masing," kata dia.

Pawai Ogoh-ogoh dan Tarhib Ramadhan diperkirakan berlangsung pada momen yang beriringan. Menag meminta Kanwil Kemenag provinsi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forkopimda dapat mengatur agar giat keduanya bisa tetap berjalan dengan semangat toleransi.

"Saya mengapresiasi langkah Kanwil, FKUB, dan Forkopimda yang telah mengatur pelaksanaan Pawai Ogoh-ogoh dan Tarhib Ramadhan, sehingga keduanya tetap bisa berjalan dengan baik dan tertib dengan semangat toleran," katanya.

"Selamat merayakan Hari Suci Nyepi tahun baru Caka 1946 bagi umat Hindu di seluruh Indonesia. Semoga umat Hindu dapat terus meningkatkan kualitas diri dalam hubungan manusia dengan Tuhan, sesama anak bangsa, dan dengan lingkungan," ujar Menag.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.