Pemkab: Indramayu Produsen Perikanan Terbesar di Jawa Barat

Kamis, 29 Feb 2024, 16:39 WIB

INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mencatat produksi perikanan di wilayahnya mencapai lebih dari 551 ribu ton pada 2023, serta berkontribusi 34,63 persen untuk sektor perikanan di Jawa Barat (Jabar).

"Kabupaten Indramayu kembali ditetapkan sebagai daerah dengan kontribusi perikanan terbesar di Jawa Barat (tahun 2023)," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu Edi Umaedi saat dikonfirmasi di Indramayu, Kamis.

Ket. Foto: Ilustrasi sejumlah nelayan dan warga di pesisir Indramayu, Jawa Barat, saat mengolah ikan hasil tangkapan dengan proses pengasinan. — Sumber: ANTARA/Fathnur Rohman
Edi menyebutkan bahwa produksi pada tahun tersebut, berasal dari hasil perikanan tangkap sebanyak 174.131,77 ton dan ikan budi daya dengan jumlah 377.501,04 ton.

Dengan capaian itu, kata dia lagi, Indramayu telah mempertahankan posisinya sebagai daerah produsen perikanan terbesar di Jabar. Kemudian disusul Kabupaten Cianjur yang menempati peringkat kedua dan Kabupaten Bogor di urutan ketiga.

"Dari total produksi perikanan Jawa Barat pada 2023 yang mencapai 1,59 juta ton, kontribusi Kabupaten Indramayu mencapai 34,63 persen baik dari perikanan tangkap maupun budi daya," ujarnya lagi.

Menurut dia, keberhasilan ini tidak bisa dilepaskan begitu saja dari upaya Pemkab Indramayu yang sudah menggulirkan program maupun kebijakan strategis untuk memajukan sektor perikanan dan kelautan.

Selain itu, ia memastikan Pemkab Indramayu akan terus bekerjasama dengan pelaku usaha perikanan dan kelautan untuk meningkatkan hasil produksi dalam beberapa tahun mendatang.

"Kami berterima kasih atas dukungan dari Bupati Indramayu Nina Agustina beserta tim yang solid, dan semangat para pelaku usaha perikanan dan kelautan dalam memajukan sektor ini," katanya pula.

Bupati Indramayu Nina Agustina menyampaikan pengembangan sektor perikanan dan kelautan di daerahnya selalu menjadi prioritas, agar semua potensi yang ada dapat dimaksimalkan.

"Ini kabar baik bagi kami, Indramayu masih menjadi produsen perikanan terbesar di Jawa Barat," ujarnya lagi.

Nina mengemukakan pada dasarnya potensi perikanan dan kelautan ini sangat tinggi, karena Indramayu merupakan salah satu daerah pesisir yang ada di Jabar.

Ia berkomitmen untuk mengeluarkan kebijakan yang bisa mendukung para pelaku usaha seperti nelayan, pembudidaya ikan, petambak garam dan pengolah serta pemasar hasil perikanan di Indramayu.

"Ini hasil dari kerja keras para pelaku di sektor perikanan. Saya sangat mengapresiasi dan menghargai upaya mereka dalam memajukan Indramayu," ujar Ninalagi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.