Usut Tuntas, Polda Sumut Dalami Perkara Tipu Modus Masuk Taruna Akpol
Sabtu, 24 Feb 2024, 00:07 WIBMedan - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara(Sumut) melakukan pendalaman terhadap dugaan perkara penipuan dan penggelapan dengan modus memasukkan taruna akademi polisi (Akpol) yang naik tahap sidik atau pemeriksaan.
"Kasus penipuan dan penggelapan modus masuk taruna Akpol dengan terlapor NW sudah naik tahap sidik," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi di Medan, Jumat.
Hadi mengatakan penyidik Subdit IV Renakta Direktorat Reskrimum Polda Sumut telah memeriksa sebanyak tujuh orang saksi atas perkara laporan penipuan dan penggelapan modus yang memasukkan seseorang sebagai taruna Akpol tersebut.
Terhadap pelapor yakni NW, dia menambahkan telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdit IV Renakta Dit Reskrimum Polda Sumut untuk dimintai keterangannya.
"Iya, NW dimintai keterangan dalam kapasitas terlapor atas laporan polisi dari saudara Afnir terkait dugaan penipuan dan penggelapan, modusnya bisa memasukkan seseorang menjadi polisi," katanya.
Sebelumnya, Afnir warga Kabupaten Serdang Bedagai mendatangi Subdit IV Renakta Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut untuk meminta perlindungan hukum.
Didampingi kuasa hukumnya, Ranto Sibarani mengatakan kliennya mengaku menjadi korban penipuan dan penggelapan oleh seseorang berinisial NW dengan modus penerima anggota Polri.
Dia melanjutkan awalnya korban bertemu dengan NW karena menjanjikan bisa memasukkan anaknya sebagai anggota Bintara Polri pada Agustus 2023.
Beberapa waktu kemudian, NW kembali menjanjikan karena adanya sisa kuota bisa memasukkan anak korban sebagai taruna Akpol.
"Selama bertemu dengan NW, korban telah ditipu dengan total kerugian mencapai Rp1,3 miliar dengan modus menjanjikan anaknya sebagai anggota Polri," ucapnya.
- Kepolisian Daerah (Polda)
- Akademi Kepolisian (Akpol)
- Penipuan
- polda sumut
- sumut
- Usut Tuntas
- Modus
- Taruna
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kenali Tanda Penyakit Jantung Bawaan pada Anak Sejak Dini
-
DKI Jakarta Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Malam Tahun Baru
-
Guard Phoenix Suns Jalen Green Didenda Rp417 Juta Gara-gara Berkata Kasar
-
Penyerahan Barang Hasil Rampasan Negara dari Kasus Timah Ilegal
-
Pelayanan Haji 2026 Dinilai Meningkat, Ombudsman Sumsel Beri Apresiasi.
-
Makna Idul Fitri: Momentum Rekonsiliasi Sosial dan Persatuan Bangsa
-
Tanggapi Rumor Mati Terkena Rudal Iran, Netanyahu Muncul dalam Video Baru Sedang Ngopi di Kafe
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.