Pemprov Kalteng Minta Masukan dari Jatim soal Strategi untuk Kendalikan Inflasi
Jumat, 23 Feb 2024, 06:31 WIBSurabaya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meminta masukan dariPemprov Jawa Timur tentang strategi mengendalikan inflasi karena saat ini termasuk dalam 10 besar provinsi dengan inflasi tertinggi.
Dalam siaran pers diterima di Surabaya, Kamis, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan kunjungan kerja yang diterima Penjabat Gubernur Adhy Karyono di Gedung Negara Grahadi di Surabaya.
"Selama ini Kalteng juga bergantung pada daerah lain, termasuk Jawa Timur untuk memasok kebutuhan bahan pangan seperti beras, daging ternak, bawang, dan lain sebagainya," ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, Wagub Edy berharap tak hanya bisa mempelajari langkah strategis pengendalian inflasi, namun juga membuka jalan kerja sama dengan Pemprov Jatim yang lebih intensif untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan masyarakat Kalteng.
Sementara itu, dalam kunjungan tersebut TPID Kalteng ingin mempelajari upaya pengendalian inflasi yang dilakukan oleh Pemprov Jatim sesuai dengan target ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan RI No. 101/PMK.010/2021 yakni sebesar 2,5 ± 1 persen pada tahun 2024.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), capaian inflasi Jatim pada Januari 2024 sebesar 2,4 persen (y-o-y). Sedangkan Kalteng di bulan yang sama mengalami inflasi sebesar 3,40 persen (y-o-y).
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono menyampaikan angka inflasi di wilayahnya mencapai 2,4 persen. Kemudian realisasi investasi, baik itu Penanaman Modal Asing (PMA) juga meningkat signifikan.
Capaian inflasi tersebut, kataAdhy, tidak lepas dari penerapan strategi "4K", yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif.
"Strategi tersebut diimplementasikan dengan menggelar operasi pasar, gerakan ketahanan pangan, memantau stok ketersediaan bahan pangan, dan rutin berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," ucapnya.
Adhy Karyono juga membuka kesempatan bagi Pemprov Kalteng untuk bekerja sama memasok bahan pangan dari Jatim, terutama terkait komoditas yang menjadi penyumbang inflasi di Kalteng yakni daging ayam.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Wakil Ketua Komisi VI DPR Menyatakan Stok BBM Aman karena Indonesia Punya Sumber Minyak Baru
-
Sambut Libur Lebaran, Promosi Wisata Digencarkan: Barito Utara Angkat Pesona Air Terjun Jantur Doyam
-
Mulai Sistem Jatah Hingga Pengurangan Hari Kerja, Negara-negara Asia Tempuh Langkah Darurat Hadapi Kenaikan Harga Minyak karena Perang Iran
-
Inflasi 3,48 Persen Masuk Target, Kemendagri Soroti Harga Pangan Belum Stabil
-
Dukung Kelancaran Mudik, Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Fasilitas Pelabuhan Merak
-
Keuntungan dari Lemahnya Rupiah, Jangan-Jangan Ini Memang Strategi Ekonomi RI
-
Mendagri Serukan Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Inflasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.