Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Kalteng Minta Masukan dari Jatim soal Strategi untuk Kendalikan Inflasi

📅 Jumat, 23 Feb 2024, 06:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kalteng Minta Masukan dari Jatim soal Strategi untuk Kendalikan Inflasi Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim
Ket. Wagub Kalteng Edy Pratowo beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan kunjungan kerja yang ditemui Penjabat Gubernur Adhy Karyono di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Kamis (22/2/2024).

Surabaya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meminta masukan dariPemprov Jawa Timur tentang strategi mengendalikan inflasi karena saat ini termasuk dalam 10 besar provinsi dengan inflasi tertinggi.

Dalam siaran pers diterima di Surabaya, Kamis, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan kunjungan kerja yang diterima Penjabat Gubernur Adhy Karyono di Gedung Negara Grahadi di Surabaya.

"Selama ini Kalteng juga bergantung pada daerah lain, termasuk Jawa Timur untuk memasok kebutuhan bahan pangan seperti beras, daging ternak, bawang, dan lain sebagainya," ujarnya.

Melalui kunjungan tersebut, Wagub Edy berharap tak hanya bisa mempelajari langkah strategis pengendalian inflasi, namun juga membuka jalan kerja sama dengan Pemprov Jatim yang lebih intensif untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan masyarakat Kalteng.

Sementara itu, dalam kunjungan tersebut TPID Kalteng ingin mempelajari upaya pengendalian inflasi yang dilakukan oleh Pemprov Jatim sesuai dengan target ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan RI No. 101/PMK.010/2021 yakni sebesar 2,5 ± 1 persen pada tahun 2024.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), capaian inflasi Jatim pada Januari 2024 sebesar 2,4 persen (y-o-y). Sedangkan Kalteng di bulan yang sama mengalami inflasi sebesar 3,40 persen (y-o-y).

Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono menyampaikan angka inflasi di wilayahnya mencapai 2,4 persen. Kemudian realisasi investasi, baik itu Penanaman Modal Asing (PMA) juga meningkat signifikan.

Capaian inflasi tersebut, kataAdhy, tidak lepas dari penerapan strategi "4K", yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif.

"Strategi tersebut diimplementasikan dengan menggelar operasi pasar, gerakan ketahanan pangan, memantau stok ketersediaan bahan pangan, dan rutin berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," ucapnya.

Adhy Karyono juga membuka kesempatan bagi Pemprov Kalteng untuk bekerja sama memasok bahan pangan dari Jatim, terutama terkait komoditas yang menjadi penyumbang inflasi di Kalteng yakni daging ayam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.