Dua Tewas Saat Antre Paspor di Myanmar

Rabu, 21 Feb 2024, 02:15 WIB

YANGON - Dua orang tewas terjepit di luar kantor paspor di Myanmar, Senin (19/2), kata seorang petugas penyelamat, ketika ribuan orang ingin segera meninggalkan negara itu untuk menghindari undang-undang dinas militer yang diberlakukan oleh junta.

Dua perempuan berusia 52 dan 39 tahun meninggal, Senin pagi setelah ratusan orang mengantre di kantor paspor di Kota Mandalay, kata seorang petugas penyelamat yang tiba di lokasi kejadian kepada kantor beritaAFP.

Ket. Foto: Antrean Panjang l Ratusan orang antre di depan Kedubes Thailand di Yangon, Myanmar, pada Jumat (16/2) pekan lalu. Antrean panjang ini terjadi setelah pemerintah junta akan memberlakukan undang-undang dinas militer yang akan mewajibkan orang yang memenuhi syarat untuk menjalani wajib militer. — Sumber: AFP

"Ada selokan di dekat kerumunan. Mereka terjatuh ke dalam selokan dan meninggal karena kekurangan oksigen," kata petugas penyelamat yang meminta tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan.

Seorang perempuan lainnya mengalami luka ringan, kata petugas tersebut, seraya menambahkan bahwa ketiganya telah menjual token yang memberikan nomor dalam antrean.

Media lokal juga melaporkan kematian tersebut. Sejak pekan lalu, foto-foto di media lokal menunjukkan ratusan orang mengantre di luar kantor paspor di Mandalay. Di kota pusat komersial Yangon, ribuan pemuda dan pemudi pekan lalu juga mengantre di luar kedutaan Thailand untuk mengajukan permohonan visa. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.