- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kematian Tokoh Oposisi Rus...
Kematian Tokoh Oposisi Rusia, Sekjen PBB Minta Dilakukan Penyelidikan Menyeluruh
Sabtu, 17 Feb 2024, 10:17 WIBWASHINGTON - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres "terkejut" atas meninggalnya tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny dan meminta penyelidikan menyeluruh, kredibel dan transparan atas hal itu, menurut juru bicaranya Stephane Dujarric pada Jumat (16/2).
"Sekjen terkejut atas berita mengenai kematian dan penahanan tokoh oposisi Alexei Navalny," ujar Dujarric kepada wartawan.
Guterres juga menyampaikan duka citanya kepada keluarga Navalny.
Badan lembaga pemasyarakatan Rusia pada Jumat mengatakan bahwa Navalny meninggal di penjara dimana ia menjalankan hukumannya.
Dalam pernyataannya badan tersebut mengatakan bahwa Navalny kehilangan kesadaran setelah berjalan-jalan di Distrik Otonomi Yamalo-Nenets Arktik, tempat penjara itu berada.
Navalny ditangkap pada Januari 2021 setelah dirawat di rumah sakit di Jerman, dimana ia mendapatkan perawatan akibat keracunan.
Negara-negara Barat dan Navalny menyalahkan Rusia atas insiden keracunan tersebut, sebuah tuduhan yang disangkal Kremlin.
Pada Agustus, Navalny dijatuhi hukuman penjara 19 tahun atas tuduhan ekstremisme, dan kejahatan lainnya. Dia sudah menjalani 11,5 tahun penjara atas kasus penipuan.
- Rusia
- Antonio Guterres
- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
- Vladimir Putin
- Oposisi
- Alexei Navalny
- Sekjen PBB
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Andi Gani Sebut Ini Sejarah Besar Perjuangan Buruh
-
Hampir 2.000 Personel Bertugas di Misi PBB Guterres Apresiasi Indonesia
-
Memperkuat Pencegahan Stunting Melalui Posyandu
-
Kawasan GBK Mulai Riuh, Warnanya Memerah, 67.000 Tiket Ludes
-
90 Personel Dikerahkan untuk Mengatasi Kebakaran Permukiman di Tenggarong
-
TNI Harus Adaptif Hadapi Ancaman Perang Modern
-
Sikap Tegas Somalia Bersama Mesir Jaga Pasokan Air Sungai Nil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.