Jelang Beroperasi, BPTJ Cek Kesiapan Operasional Layanan BTS BISKITA di Kota Bekasi
Jumat, 16 Feb 2024, 17:04 WIBJAKARTA - Dalam rangka persiapan pengoperasian Layanan Buy The Service (BTS) atau BISKITA di Kota Bekasi, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bersama Dinas Perhubungan Kota Bekasi melakukan pengecekan kesiapan armada BTS di Pool Sinar Jaya Cibitung yang saat ini sudah memasuki proses akhir penyelesaian (finishing).
Direktur Angkutan BPTJ Tatan Rustandi menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan untuk melihat kesiapan armada yang akan dioperasikan awal Maret mendatang.
"Saat ini armada sedang dirapikan, akan dipasangi sticker dan melakukan penyesuaian-penyesuaian. Sinar Jaya sebagai operator akan menyiapkan komponen-komponen yang diperlukan sesuai ketentuan dan SPM," kata Tatan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/2).
Dia juga menjelaskan Nama dan ikon yang akan disematkan pada BTS Bekasi juga akan menunggu persetujuan Pemkot Bekasi. Pengoperasian BTS di Kota Bekasi akan diserahkan kepada PT. Sinarjaya Megah Langgeng. Nantinya Bus yang akan disediakan sebanyak 15 armada dengan 14 unit yang akan dioperasionalkan salah satunya ramah difable dan 1 unit cadangan.
"Pastinya nama BISKITA yang akan tetap kita gunakan, namun apakah BISKITA Trans Bekasi atau BISKITA Trans Patriot menunggu keputusan Pemerintah Kota Bekasi," tambah Tatan.
Sementara itu Direktur Utama PT Sinarjaya Megah Langgeng, Teddy Kurniawan Rusly menyampaikan bahwa kehadiran Sinar Jaya sebagai operator layanan BTS Kota Bekasi merupakan sebuah penghargaan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada PT. Sinarjaya Megah Langgeng. Dengan pengalaman yang dimiliki Sinar Jaya selama kurang lebih 41 tahun, Kami berharap layanan BTS nantinya dapat berjalan dengan lancar tentunya dengan dukungan dari Organda", pungkas Teddy.
Senada dengan Sinar Jaya, Ketua Organda Kota Bekasi, Indra Hermawan menyatakan bahwa Organda menyambut baik dengan adanya BTS yang sudah lama dinantikan.
"Kami berharap Organda bersama-sama dengan operator dapat berkoordinasi untuk mewujudkan layanan angkutan umum yang lebih baik di Kota Bekasi," jelas Indra.
Sama halnya seperti di Kota Bogor, layanan BTS di Kota Bekasi akan memenuhi standar yang telah ditentukan dan memiliki perangkat IT yang setara. Perangkat yang akan disiapkan adalah passenger counting, GPS tracking, mobile DVR (perangkat untuk memonitoring dengan kecepatan 2G-4G), camera surveillance (perangkat untuk merekam), CP4 (perangkat untuk memonitoring kendaraan pada dashboard driver dengan menggunakan RFID), dan TOB (perangkat untuk transaksi pembayaran penumpang).
Direncanakan BTS di Kota Bekasi akan melayani dari pukul 05.00 - 21.00 dengan kecepatan rata-rata 22-25 km/jam dan waktu tunggu 10 menit serta ritase sebanyak 7. Program BTS di Kota Bekasi merupakan program skema membeli layanan dari pemerintah pusat untuk menyediakan angkutan umum massal.
Kota Bekasi merupakan kota kedua setelah Kota Bogor yang akan menyediakan layanan BTS di Bodetabek. BISKITA merupakan singkatan dari Bus Inovatif, Solusi Transportasi Perkotaan Terintegrasi dan Andal. Diharapkan dengan penyediaan layanan BISKITA di Bodetabek dapat memodernisasi dan menyamaratakan angkutan umum massal seperti layaknya di Kota Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Wali Kota Makassar Usulkan Gerai Mandar untuk Perkuat Ekonomi dan Budaya Lokal
-
Pakar Ingatkan Dua Zona Megathrust Paling Berbahaya di Indonesia
-
BPBD : Ratusan Rumah di Kabupaten Kudus Terdampak Banjir
-
Spektakuler. 15.000 ASN se-Babel Kompak Menari Bedincak Rayakan HUT ke-25 Provinsi
-
Pemulihan Jaringan di Sumut Capai 97 Persen
-
Australia dan Turki Rebutan Jadi Tuan Rumah KTT Iklim PBB Tahun Depan
-
Ponorogo Alami Lonjakan Trafik Data Tertinggi Selama Nataru 2025/2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.