Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Basarnas Temukan Mayat Pria Hilang Saat Cari Kepiting di Muna Barat

📅 Rabu, 14 Feb 2024, 19:43 WIB | Oleh:
Basarnas Temukan Mayat Pria Hilang Saat Cari Kepiting di Muna Barat Doc: ANTARA/HO-Basarnas Kendari
Ket. Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban.

KENDARI- Tim SAR Gabungan Basarnas Kendari berhasil menemukan mayat pria yang hilang saat mencarikepiting di Pulau Balu, Desa Santiri, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra).Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa identitas mayat tersebut bernama Sarif (34), merupakan warga Desa Santiri, Kecamatan Tiworo Utara, yang pertama kali dikabarkan hilang oleh keluarganya pada Selasa (13/2) sekitar pukul 17.10 WITA.

"Dilaporkan telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang hilang saat mencari kepiting di Pulau Balu," kata Arafah.

Dia menyebutkan berdasarkan laporan tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan Tim Penyelamat Unit Siaga SAR Muna menuju lokasi yang diinformasikan pada pukul 17.35 WITA.

"Jarak tempuh lokasi dengan Unit Siaga SAR Muna sekitar 42 kilometer," ujarnya.

Arafah menyampaikan bahwa setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar 1,6 kilometer arah barat laut dari lokasi kecelakaan dalam keadaan meninggal dunia.

"Selanjutnya, korban dievakuasi dan diserahterimakan kepada pihak keluarga," ungkapnya.

Setelah korban tersebut ditemukan, lanjut Arafah, Operasi SAR terhadap kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang hilang saat mencari kepiting di Pulau Balu, Desa Santiri, Kecamatan Tiworo Utara dinyatakan selesai dan ditutup.

"Serta, seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ucap Arafah.

Ia juga membeberkan bahwa dalam operasi pencarian korban, pihaknya menggunakan beberapa alat, seperti tas penyelamat, perahu karet, palsar evakuasi, palsar medis, peralatan komunikasi, dan sejumlah peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Arafah mengungkapkan bahwa hilangnya korban bermula saat dia pamit bersama keluarganya untuk pergi mencari kepiting dan teripang di pesisir Pulau Balu. Namun, hingga sore hari korban tidak kunjung pulang ke rumahnya.

"Saat itu, pihak keluarga langsung melakukan pencarian, tapi tidak menemukannya," jelas Arafah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

27 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

49 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...
Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.