PGN Kirim Kargo LNG Pertama ke Tiongkok
Senin, 12 Feb 2024, 10:39 WIBJAKARTA - Subholding Gas PT Pertamina (Persero) PT PGN Tbk mengirimkan kargo gas alam cair (LNG) pertama dari total tujuh kargo dengan tujuan negara Tiongkok pada 9 Februari 2024.
Direktur Utama PGN Arief S Handoko mengatakan pengiriman pertama kargo LNG internasional tersebut berasal dari Petronas-Bintulu ke CNTIC-Tiongkok. Menurut dia, total pengiriman LNG adalah sebanyak tujuh kargo atau setara 64 BBTUD.
"Cita-cita going global business mendorong PGN untuk mewujudkan bisnis ini," sebutnya dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/2).
Arief mengatakan manuver tersebut menjadi realisasi ekspansi bisnis global dan diversifikasi bisnis PGN untuk masuk ke dalam bisnis LNG internasional dengan memiliki portofolio penjualan energi tingkat global.
"LNG penting bagi rantai supply yang dimiliki PGN dan diharapkan menjadi penggerak revenue dari bisnis LNG internasional pada 2024," tambahnya.
Bisnis LNG internasional dengan tujuan Tiongkok ini telah dijajaki sejak 2020-2021 bersama supplier dan buyer hingga akhirnya mencapai kesepakatan bersama untuk realisasi pengiriman LNG pada tahun ini.
Dalam prosesnya, PGN berkomunikasi secara intensif baik dengan LNG supplier serta potensial buyer.
Di samping itu, market intelligence juga dilakukan untuk pemasaran dan penetrasi LNG baik skala regional maupun global.
"Kerja sama ini memberikan benefit bagi PGN untuk penciptaan milestone penting dalam bisnis LNG global, sehingga menimbulkan awareness dan kehadiran dari PGN kepada para pemain LNG skala global. Selain itu, PGN menambah networking untuk menjalin hubungan baik dengan international player," jelasnya.
Arief juga menekankan perhitungan bisnis dan GCG dilaksanakan dengan prudent agar upaya PGN dalam memasuki pasar LNG internasional memiliki dampak keekonomian bagi perusahaan maupun negara.
Namun, lanjutnya, juga tetap memberikan prioritas gas bumi untuk pemenuhan energi dalam negeri agar keekonomian dan ketahanan energi tetap terjaga.
Diversifikasi Bisnis
Dia menambahkan diversifikasi bisnis LNG internasional PGN didorong oleh pertumbuhan permintaan LNG di beberapa negara termasuk Tiongkok.
"Potensi untuk pasar global cukup menarik, mengingat LNG memiliki keunggulan jika dibandingkan gas pipa. LNG dapat diangkut dalam jarak jauh dan disalurkan ke pusat-pusat permintaan dalam waktu yang relatif lebih cepat, serta dapat diperdagangkan di pasar terbuka," jelas Arief.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rampungkan Streamlining 31 Entitas, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi, Tata Kelola dan Pelayanan Publik
-
Iran Setuju Mengundang Kembali Inspektur Badan Energi Atom Internasional untuk Pelucutan Nuklir
-
BMKG Prakirakan Pembentukan Konvergensi Angin Picu Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
-
53 Dapur SPPG di Batam Tidak Beroperasi
-
Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran di Bekasi dan Amankan 18 Remaja
-
Perkuat Kinerja Bisnis, Pertamina Percepat Penerapan AI dan Digitalisasi
-
Hingga April 2026, BRI Genjot KUR Rp65,95 Triliun untuk UMKM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.