- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tanah Longsor Mengubur 2 B...
Tanah Longsor Mengubur 2 Bus Pekerja Tambang di Filipina, 11 Orang Terluka
Rabu, 07 Feb 2024, 09:34 WIBMANILA - Sedikitnya 11 orang luka-luka saat tanah longsor mengubur dua bus yang sedang menjemput pekerja dari sebuah tambang emas di Filipina selatan, kata para pejabat.
Insiden itu terjadi pada Selasa (6/2) malam di kotamadya Maco di provinsi pegunungan Davao de Oro, di pulau Mindanao terbesar kedua di negara itu, setelah hujan lebat berhari-hari.
Sebelas orang terluka, satu orang dalam kondisi kritis, kata badan bencana kota pada Rabu (7/2) di Facebook.
Tidak disebutkan berapa banyak orang yang berada di dalam bus pada saat longsor terjadi atau apakah operasi penyelamatan sedang berlangsung.
Apex Mining, operator tambang emas di Filipina, mengatakan tanah longsor terjadi di luar lokasi tambang, tempat bus menunggu pekerja menyelesaikan shift mereka.
"Apex Mining saat ini sedang menelusuri keberadaan bus yang diberangkatkan untuk mengangkut karyawan yang keluar," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Selasa malam.
"Pekerjaan penyelamatan terhambat oleh jarak pandang yang terbatas dan longsor (tanah) yang terjadi secara berkala."
Sementara itu, perintah evakuasi untuk lima desa di Maco diposting di halaman Facebook badan bencana kota pada Selasa malam.
Desa Masara, tempat terjadinya tanah longsor, termasuk salah satunya.
Hujan telah mengguyur sebagian wilayah Mindanao selama berminggu-minggu, memaksa puluhan ribu orang mengungsi ke tempat penampungan darurat.
Setidaknya 16 orang tewas akibat tanah longsor dan banjir di wilayah tersebut minggu lalu, kata badan bencana nasional dalam laporan terbarunya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Kabupaten Ciamis Mencabut Status Darurat Bencana
-
Korban Tewas Gempa Filipina Meningkat Jadi 46 Orang
-
Pemkot Banjarmasin Mematangkan Konsep Program Kawasan Peradaban
-
Hari Ini Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali
-
ILO dan Pemerintah Kota Banda Aceh Jalin Kolaborasi untuk Perkuat UMKM dan Dukung Program Kota Parfum
-
Moneter Bukan Obat Segalanya, Krisis Rupiah Butuh Langkah Lebih Besar
-
DPKP Kalsel Perkuat Pengendalian Hama untuk Jaga Produksi Padi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.