Korea Selatan akan Memulai Produksi Massal Jet Tempur KF-21

Minggu, 04 Feb 2024, 14:41 WIB

MANILA - Korea Selatan akan mengembangkan 40 jet tempur KF-21 Boramae tahun ini dengan dana 238,7 miliar won (178,6 juta dollar AS) yang dialokasikan untuk kementerian pertahanan negara itu.

Seperti dilaporkan Defence News, produksi massal pertama KF-21 diharapkan dapat mengisi "kekosongan kekuasaan" yang tersisa ketika armada tempur Angkatan Udara Korea Selatan yang menua pensiun, kata Menteri Pertahanan Korsel dalam pernyataan pada 21 Desember.

Ket. Foto: Jet tempur KF-21 Boramae melakukan penerbangan pertamanya. — Sumber: Defence News/Korea Aerospace Industries

Menurut Korea Aerospace Industries (KAI), perusahaan pembuat KF-21, tahap rekayasa dan manufaktur akan berakhir pada 2026. Korea Times melaporkan pada Januari lalu, Angkatan Udara berencana mengerahkan KF-21 pertama pada paruh kedua tahun itu.

KF-21 ditetapkan akan menggantikan armada F-4 dan F-5, dan Angkatan Udara Korsel berencana memiliki total sekitar 120 jet Boramae pada tahun 2032.

Boramae akan berfungsi sebagai "tulang punggung" Angkatan Udara Korsel, kata kementerian tersebut, dan akan memainkan peran penting dalam memperluas sistem tiga sumbu, sebuah strategi yang menginformasikan bagaimana militer Korea Selatan harus menanggapi serangan dari Korea Utara.

Pesawat tempur ini telah dikembangkan sejak 2015, namun program ini tidak mendapatkan banyak kemajuan hingga tahun 2020, ketika perakitan untuk prototipe pertama dilakukan.

Pemerintah menyewa Korea Aerospace Industries untuk memproduksi jet tersebut, dan perusahaan tersebut mencari dukungan teknologi dari perusahaan Amerika Lockheed Martin.Kedua perusahaan sebelumnya bekerja sama dalam pembuatan pesawat serang ringan FA-50.

Uji terbang perdana enam KF-21 dilakukan pada 2022. KAI melakukan uji supersonik dalam 60 uji penerbangan pertama, dan perusahaan meluncurkan pesawat tersebut pada konferensi pertahanan ADEX Seoul setelah setidaknya 300 dari 2.000 uji terbang yang direncanakan pada Oktober 2023.

Penerbangan, pengujian darat dan tambahan untuk prototipe yang tersisa akan berlanjut hingga tahun 2028, tahun yang sama skuadron Angkatan Udara Korsel akan mulai menerbangkan batch pertama KF-21 untuk misi udara-ke-udara.

Jet tempur ini memiliki avionik mutakhir, termasuk radar aktif yang dipindai secara elektronik, dan dapat membawa berbagai senjata presisi canggih.

Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan dan KAI telah menguji rudal yang dipasang pada KF-21 untuk meningkatkan daya saingnya di pasar internasional.Dalam siaran pers Desember 2022, DAPA mengumumkan rencana menghabiskan 190 miliar won agar KF-21 dapat membawa rudal jarak jauh.Badan tersebut mengatakan hal itu akan "meningkatkan daya saing ekspor rudal yang terkait dengan KF-21."

Dan tahun lalu, badan tersebut mengumumkan rencana mengembangkan rudal udara-ke-udara jarak pendek untuk Boramae, yang akan selesai pada tahun 2035.

KAI juga telah menguji berbagai sistem rudal berdasarkan perjanjian yang ditandatangani tahun lalu dengan membuat senjata Eropa, MBDA.Perusahaan-perusahaan tersebut berencana memasang rudal udara-ke-permukaan dan rudal udara-ke-udara jarak pendek menyusul kontrak sebelumnya yang melibatkan pemasangan rudal udara-ke-udara Meteor pada beberapa prototipe.

Pada April, perusahaan Jerman Diehl Defense mengumumkan, KF-21 berhasil menembakkan rudal udara-ke-udara IRIS-T.

Program KF-21 diperkirakan menelan biaya 8,8 triliun won.DAPA akan membiayai 60%, KAI akan menangani 20%, dan 20% sisanya akan berasal dari Indonesia.Namun, Indonesia mengalami keterlambatan pembayaran sejak tahun 2017.

CNN Indonesia melaporkan pada Januari, pemerintah Indonesia berniat memenuhi komitmennya terhadap program tersebut, bahkan ketika negara ini sedang bergulat dengan tantangan fiskal.Sementara itu, Polandia dan Uni Emirat Arab dilaporkan telah menyatakan minatnya terhadap program tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.