Sebanyak 27 Perusahaan Antre IPO
Senin, 29 Jan 2024, 09:28 WIBJAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 27 perusahaan berada dalam pipeline (antrian) pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di tengah jumlah emiten di BEI yang mencapai 911 sampai saat ini.
"Sampai 26 Januari 2024, tercatat 8 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI (selama 2024) dengan dana dihimpun mencapai 1,36 triliun rupiah," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Jakarta, Jumat pekan lalu.
Dari 27 perusahaan dalam antrian IPO, Nyoman merincikan sebanyak 19 perusahaan beraset skala menengah antara 50-250 miliar rupiah, enam perusahaan beraset skala besar di atas 250 miliar rupiah, serta dua perusahaan beraset skala kecil di bawah 50 miliar rupiah.
Berdasarkan sektor, dia menjelaskan tujuh perusahaan sektor industri, enam perusahaan sektor barang konsumen primer, lima perusahaan sektor teknologi, serta tiga perusahaan sektor barang konsumen non primer.
Kemudian, dua perusahaan sektor barang baku, satu perusahaan sektor energi, satu perusahaan sektor transportasi & logistik, satu perusahaan sektor infrastruktur, serta satu perusahaan sektor properti.
Nyoman mengungkapkan telah diterbitkan sebanyak 8 emisi dari 7 penerbit Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dengan dana yang dihimpun mencapai 6,4 triliun rupiah hingga 26 Januari 2024.
"Sampai 26 Januari 2024, terdapat 15 emisi dari 10 penerbit EBUS yang sedang berada dalam antrian," ujar Nyoman.
Sepuluh perusahaan penerbit EBUS dalam antrian diantaranya tiga perusahaan sektor energi, tiga perusahaan sektor keuangan, satu perusahaan sektor barang baku.
Kemudian, satu perusahaan sektor kesehatan, satu perusahaan sektor industri, dan satu perusahaan sektor infrastruktur.
Nyoman melanjutkan, per 26 Januari 2024 telah terdapat empat perusahaan tercatat yang telah menerbitkan right issue dengan total nilai sebesar 3,08 triliun rupiah.
"Masih terdapat 24 perusahaan tercatat dalam antrean right issue BEI," ujar Nyoman.
BEI optimistis jumlah perusahaan tercatat dapat mencapai 1.000 emiten pada tahun ini, dimana saat ini telah mencapai 911 emiten, dengan sebanyak 27 perusahaan dalam antrian IPO.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
IHSG Berisiko Tertekan, 2 Maret 2026
-
Whoosh Ngebut Lagi, 62 Perjalanan Siap Layani Penumpang
-
Tak Tanggung-tanggung, Maluku Sajikan 47 Event Wisata di 2026 untuk Dongkrak Kunjungan Turis
-
Liga Champions: Gol Penalti Yamal Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Newcastle
-
Singkirkan Khamenei, Trump Ingin Lanjutkan Perundingan dengan Pemimpin Baru Iran
-
Bukittinggi Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan
-
AHY Dorong Hunian TOD di Kota Besar untuk Atasi Keterbatasan Lahan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.