Teten Tekankan Pentingnya 'Fulfillment Center' Perlancar Logistik UMKM
Kamis, 25 Jan 2024, 06:40 WIBMenteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM), Teten Masduki, menekankan pentingnyafulfillment centeryang menjadi jembatan bagi produk Indonesiago globalterutama untuk mendukung produk lokal menembus market Eropa.
Salah satufulfillment centertersebut diinisiasi oleh Indonesia In Your Hand, sebuahmarketplaceyang khusus menjual produk Indonesia di luar negeri dan memiliki kantor di Amsterdam, Belanda dan Sydney, Australia.
"Saya mengapresiasi langkah inisiatif Indonesia in Your Hand yang telah beroperasi di Belanda. Hal ini menjadi langkah solutif untuk membantu memasarkan produk industri dan UKM lokal, yang ingin produknyago globalterutama yang produknya sesuai denganmarketEropa," kata Teten saat meninjau kegiatane-commerce fulfillment centerIn Your Hand di Den Haag, Belanda, sebagaimana dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Senin (22/1).
MenKopUKM mengatakan bahwa saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan dalam digitalisasi produk, yakni biaya ongkos logistik terbilang mahal. Hal tersebut dikarenakan proses untuk pembelian atau pengiriman barang masih dilakukan secaraend-to-endantara penjual dan pembeli secara langsung, yang menyebabkan tidak ada subsidi dan tidak ada kemudahan yang diberikan oleh platform.
"Untuk itu diperlukan sebuah media atau platform untuk mengatasi permasalahan-permasalahan logistik tersebut denganfulfillment centerUMKM," ucap Teten.
Mahalnya biaya logistik, lanjut dia, disebabkan oleh pengiriman produk yang masih bersifat mandiri, kurangnya infrastruktur logistik, IT, serta konektivitas laut, darat, dan udara.
"Sebanyak 47,8 persen UMKM mengalami kesulitan pengiriman karena lokasi penerima jauh dari lokasi penjual, sehingga durasi pengiriman yang cepat membantu ketahanan barang khususnya bagi UMKM makanan," papar dia.
Teten menilai dengan mempelajari cara kerjafulfillment centeryang berlokasi di negara maju seperti Belanda dan sudah memiliki infrastruktur secara mumpuni, diharapkan Indonesia dapat mengadopsi cara-cara itu agar mampu membangun kawasanfulfillment centerUMKM yang ideal, sehingga, biaya logistik, biaya pengemasan, hinggainventorybisa ditekan dan lebih hemat serta menjangkau dengan lebih efisien.
"Pada akhirnya, keberadaanfulfillment center akan mampu mendorong penurunan harga produk UMKM dan meningkatkan daya beli masyarakat tanpa mengabaikan kualitasnya," ucap Teten.Ant/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Indonesia dan Russia Sepakat Perluas Kerja Sama Maritim, Logistik, dan Pendidikan
-
Energi Mulai Pulih, tapi Ancaman Penimbunan BBM Bikin Pemerintah Harus Turun Tangan
-
Majukan Industri Maritim, PIS Hadirkan Inovasi dan Kolaborasi Strategis di IMW 2025
-
Event “Harmoni Jakarta” Meriahkan Perayaan Imlek di Blok M Hub
-
Para Pemudik Harus Hati-hati, Cuaca Mayoritas Daerah di Indonesia Diprakirakan Berawan hingga Hujan
-
Menteri Kebudayaan Usul Penambahan Anggaran Hampir Rp5 Triliun untuk Pemajuan Budaya di 2026
-
TransTRACK Academy dan Bandung Techno Park Telkom University Luncurkan Program Research Accelerator, Perkuat Inovasi Transportasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.