Dinkes Mukomuko terima tambahan vaksin antirabies

Kamis, 25 Jan 2024, 16:29 WIB

MUKOMUKO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, tahun 2024 mendapat penambahan vaksin antirabies (VAR) sebanyak 100 vial dari pemerintah provinsi setempat.

Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Ruli Herlindo di Mukomuko, Kamis, mengatakan tambahan VAR sebanyak 100 vial dari pemerintah provinsi telah dijemput oleh petugas instansinya ke provinsi.

Ket. Foto: Ilustrasi - Dokter hewan di Kabupaten Mukomuko sedang memberikan vaksin rabies pada kucing, Senin (26/9). — Sumber: ANTARA/Ferri Arianto

"Stok VAR tahun 2023 masih ada di dinas, yakni sebanyak 54 vial, dan masa berlaku VAR yang ada di dinas ini masih lama tahun 2025," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini stok VAR tersebar di gudang dan enam puskesmas yang sudah menjadi pusat rabies center.

Ia menambahkan, termasuk tambahan VAR sebanyak 100 vial dari pemerintah provinsi dibagikan ke enam rabies center yang tersebar di sejumlah kecamatan daerah ini.
"Kita mendistribusikan VAR ke enam rabies center guna mendekat pelayanan kesehatan bagi warga yang menjadi korban gigitan hewan penular rabies," ujarnya.
Sementara itu, ia mengatakan, instansinya selama tahun 2023 menangani sebanyak 128 kasus gigitan hewan penular rabies yang tersebar di sejumlah wilayah daerah ini.
Jumlah kasus gigitan HPR tahun 2023 sebanyak 128 kasus, atau meningkat drastis dibandingkan tahun 2022 sebanyak 60 kasus.
"Kasus gigitan HPR sebanyak 128 kasus tersebut terdiri atas kucing, anjing, dan kera," ujarnya.

Ia mengatakan, dari sebanyak 128 kasus gigitan HPR tahun 2023 tersebut, sebanyak 56 kasus gigitan HPR jenis anjing, sebanyak 64 kucing, dan delapan kasus gigitan kera.

Ia mengatakan, kasus gigitan kucing selama tahun 2023 tertinggi dibandingkan anjing dan kera, untuk itu warga perlu waspada terhadap hewan yang dipelihara di dalam rumah tersebut.

Kemudian, ia mengungkapkan, dari sebanyak 115 kasus gigitan HPR, empat orang di antaranya digigit dua anjing yang dinyatakan positif rabies. Namun, orangnya tidak positif rabies.

Empat orang dari wilayah Kecamatan Pondok Suguh itu digigit dua anjing yang positif rabies pada kurun waktu yang berbeda.
Ia menyarankan, warga sebaiknya tidak mengganggu anjing liar apalagi ketika hewan tersebut berada di kawanannya karena biasanya anjing yang menggigit itu yang terganggu.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.