Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Tangerang gandeng IDAI - POGI tekan kematian ibu dan bayi

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 21:35 WIB | Oleh:
Pemkot Tangerang gandeng IDAI - POGI tekan kematian ibu dan bayi Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Pj Wali Kota Tangerang Nurdin melakukan penandatanganan kerjasama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Persatuan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) Banten di Puspemkot Tangerang, Selasa, terkait pendampingan tenaga dokter spesialis untuk mewujudkan “zero death” yakni menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang menjalin kerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Persatuan Obstetri Ginekologi Indonesia (POGI) Banten guna menekan kasus angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni di Tangerang, Selasa, mengatakan, kesepakatan kerja sama selama dua tahun tersebut akan direalisasikan dalam bentuk pendampingan secara intensif di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Tangerang.

IDAI dan POGI akan mengirimkan tenaga ahli spesialis anak serta spesialis obsteri dan ginekologi untuk membantu pengembangan pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas di Kota Tangerang.

"Setelah ini akan dilakukan pembahasan dan menentukan dokter yang akan ditugaskan melakukan pendampingan di setiap puskesmas," kata dr. Dini usai penandatanganan kesepakatan bersama.

Selain itu, kesepakatan kerja sama tersebut juga selaras dengan program Sistem Pemantauan Kehamilan Terintegrasi dan Terpadu yang selama ini telah dijalankan secara optimal oleh Dinkes Kota Tangerang.

"Kesepakatan ini diharapkan mampu menanggulangi angka kematian ibu, angka kematian bayi, serta angka stunting di Kota Tangerang. Tidak hanya itu, kesepakatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan serta pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kota Tangerang," katanya.

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin mengatakan pemberian pendampingan ini sebagai komitmen pemkot untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit di Kota Tangerang.

Ia menuturkan, dengan adanya kerja sama ini diharapkan masyarakat khususnya anak-anak dan ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan maksimal. Sebab pendampingan tenaga ahli spesialis sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak dan ibu hamil.

"Dengan kolaborasi dari IDAI dan POGI yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang mumpuni dalam bidangnya, diharapkan dapat bermanfaat bagi tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kota Tangerang," katanya.

Perwakilan POGI Cabang Banten dr. Prabu menambahkan, kesepakatan kerja sama tersebut akan berdampak signifikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Tangerang.

Apalagi pendampingan dari tenaga ahli berkompeten yang telah disediakan dinilai dapat merealisasikan "zero death" pada AKI danAKBdi Kota Tangerang.

"Kami juga mengapresiasi atas respons dari seluruh puskesmas di Kota Tangerang. Seperti yang tadi bisa dilihat, kolaborasi dari kesepakatan ini akan dioptimalkan untuk mewujudkan kualitas kesehatan yang baik, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak di Kota Tangerang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.