Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Beckenbauer, 'Kaiser' Sepak Bola Jerman Berpulang

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 07:13 WIB | Oleh:
Beckenbauer, 'Kaiser' Sepak Bola Jerman Berpulang Doc: STAF /AFP
Ket. Pelatih tim sepak bola nasional Jerman Barat Franz Beckenbauer memberi isyarat selama latihan saat pasukannya bersiap untuk bermain melawan Denmark dalam pertandingan putaran pertama Piala Dunia 13 Juni 1986 di Queretaro. Legenda sepak bola Jerman Franz Beckenbauer, juara dunia sebagai pemain pada tahun 1974 dan sebagai pelatih pada tahun 1990, meninggal pada hari Minggu di usia 78 tahun, Federasi Jerman (DFB) mengumumkan, Selasa (8/1).

FRANZ Beckenbauer, seorang pemain ikonik Jerman dan kemudian menjadi pelatih untuk membawa asuhannya menuju kejayaan, meninggal dunia dalam usia 78 tahun. Beckenbauer, satu dari tiga pemain yang memenangkan Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih, dikenal sebagai Kaiser.

Gelar tersebut cocok dengan gaya bermainnya yang penuh kekuatan dan meyakinkan serta jiwa kepemimpinan yang dimilikinya. "Dia sangat elegan sehingga tidak seperti orang Jerman," ujar Karl-Heinz Rummenigge, rekan satu tim. Rummenigge kemudian menjadi rekan administrator Beckenbauer di Bayern Munich, situs resmi Bundesliga.

Beckenbauer membantu menjadikan Bayern sebagai klub terkuat Jerman. Di level internasional, dia memainkan peran kunci ketika Jerman menjadi kekuatan sepak bola dunia. Namun kesuksesan terakhirnya, membawa Jerman berhasil menyelenggarakan Piala Dunia 2006, sedikit ternoda ketika dia terlibat dalam kemungkinan korupsi untuk mendapatkan hak menjadi tuan rumah.

Beckenbauer lahir di Munich tahun 1945, empat bulan setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua. Dia adalah penggemar dari rival lokal Bayern, Munich 1860. Tapi setelah pemain Munich 1860 menamparnya di turnamen junior, dia membuat keputusan penting untuk beralih ke Bayern. "Itu bukan karena tangan tuhan tapi tamparan pemain Munich 1860," ujarnya kemudian.

Sementara itu, Munich 1860 terpilih sebagai anggota pendiri Bundesliga tahun 1963, Bayern yang kekurangan uang mengandalkan pemain muda untuk bangkit dari liga regional. Beckenbauer melakoni debut dan mencetak gol di usia 18 sebagai pemain sayap kiri di bulan Juni 1963 dalam laga play-off promosi saat Bayern nyaris ketinggalan.

Dia menjadi pemain reguler sebulan memasuki musim berikutnya, mencetak 16 gol saat melaju ke promosi. Tahun 1966 dia berada di lini tengah tim Jerman Barat saat kalah di final Piala Dunia 4-2 dari tuan rumah Inggris.

"Saya disuruh menandai pemain terbaik saat itu: Bobby Charlton. Bobby kemudian memberitahu saya bahwa pelatih Inggris Alf Ramsey telah menyuruhnya untuk mengawasi pria muda Jerman yang tampan ini," ujarnya. Inggris mengalahkan Jerman karena Bobby Charlton sedikit lebih baik darinya.

Ketika tim beralih dari formasi tiga bek ke empat bek, Beckenbauer turun ke posisi bek tengah. Dia mengembangkan peran libero, seorang pemain bertahan yang juga bergerak maju untuk mendukung serangan. Dengan ayunan santai dari kedua kakinya, dia bisa menembak dari jarak jauh dengan kekuatan dan akurasi yang tepat.

Beckenbauer membalas dendam terhadap Inggris di Meksiko tahun 1970. Dia mencetak gol pertama saat Jerman Barat bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk mengalahkan juara bertahan itu 3-2 di perempat final.

Di semifinal melawan Italia, bahu Beckenbauer terkilir setelah Jerman Barat menggunakan dua pemain pengganti yang diizinkan. Dia bermain dengan tangan digendong saat timnya kalah 4-3 di perpanjangan waktu dalam pertandingan klasik Piala Dunia sepanjang masa.

Empat tahun kemudian, Beckenbauer menjadi kapten Jerman Barat menuju kemenangan. Jerman mengalahkan Belanda 2-1 dalam laga final di kota kelahirannya, Munich, setelah Johan Cruyff memberi Belanda keunggulan di menit pertama.

Beckenbauer mengambil alih jabatan pelatih tim nasional tahun 1984. Dia membawa Jerman Barat meraih kemenangan di Italia tahun 1990, dengan mengalahkan Argentina 1-0 di final. Hanya Mario Zagallo, yang meninggal pekan lalu dalam usia 92 tahun, Didier Deschamps dan Beckenbauer yang memenangkan Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih.

Beckenbauer juga mengoleksi medali di level klub. Dia membuat 424 penampilan di Bundesliga, sebagian besar dalam 13 tahun membela Bayern. Dia memenangkan empat gelar Liga Jerman dan tiga trofi kompetisi Piala Eropa. Dia kemudian bergabung dengan Pele di New York Cosmos tahun 1977. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.