Gempa di Nias Barat Tak Berpotensi Tsunami, Warga Diimbau Tak Terpengaruh Isu
Selasa, 09 Jan 2024, 13:27 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa bumi dengan magnitudo 5,1 di wilayah Nias Barat, Sumatera Utara tidak berpotensi tsunami.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono di Jakarta, Selasa (9/1).
Ia mengemukakan, gempa yang terjadi pada Selasa (9/1) pukul 11.45.08 WIB itu memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0.
Ia menambahkan,episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,17 lintang utara dan 96,58 bujur timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 132 km arah barat daya Nias Barat pada kedalaman 10 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi batuan di zona outer rise (di luar zona subduksi)," paparnya.
Ia menambahkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault).
Daryono mengemukakan berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Nias Barat dengan skala intensitas II MMI (modified mercally intensity), artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," katanya.
Ia menyampaikan hingga pukul 12.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Ia mengimbau kepada masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," katanya.
Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rancangan Tindak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan Gambut
-
Siswa SD di Pemalang Meninggal Diduga Dirundung, Ombudsman Desak Evaluasi Sekolah
-
Gempa Tibet Tewaskan 16 Orang, 12.489 Orang Dievakuasi
-
Gempa Dahsyat M7,0 Guncang Tibet Tiongkok, Respons Bencana Level III Diaktifkan
-
Ada Insiden Truk Tabrak Separator Busway di Gatot Subroto, Ini Faktanya
-
Lahan 25 Hektare di Rempang Disiapkan untuk Warga Transmigrasi Sebelum Pengembangan Industri.
-
Gempa M7,0 Melanda Tibet Tiongkok, Xi Jinping Perintahkan Upaya Penyelamatan Besar-besaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.