Tangsel Perkuat Pemantauan Penyebaran Influenza A

Rabu, 07 Okt 2026, 20:43 WIB

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan memperkuat pemantauan penyakit Influenza A setelah delapan kasus terkonfirmasi pada Agustus hingga September 2026. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan pemantauan dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini dan pencegahan penularan.

“Influenza dapat menular melalui percikan droplet. Utamanya saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara,” ujar Allin pada Rabu (7/10).

Ket. Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Alin Hendralin Mahdaniar — Sumber: RRI/Saadatuddaraen

Berdasarkan laporan Sentinel ILI Puskesmas Serpong 1 melalui aplikasi New Alla Record, delapan kasus Influenza A terkonfirmasi pada periode tersebut. Rinciannya, satu kasus tercatat pada 19 Agustus, tiga kasus pada 1 September, dua kasus pada 14 September, dan dua kasus pada 15 September 2026.

Pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Jakarta. Seluruh pasien mengalami gejala sesuai indikator Influenza Like Illness atau ILI.

Gejala tersebut meliputi demam dengan suhu 38 derajat Celsius atau lebih, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Sementara itu, Dinkes Tangsel mencatat 256 kasus ILI berdasarkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons pada minggu ke-36.

Allin menegaskan angka tersebut tidak dapat langsung disebut sebagai 256 kasus Influenza A. ILI merupakan kondisi dengan gejala menyerupai influenza yang dapat disebabkan berbagai virus.

“Pemantauan akan terus dilakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya puskesmas. Kami juga memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan lintas sektor untuk melihat perkembangan kasus secara lebih dini,” kata Allin.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, meminta masyarakat tidak panik dengan temuan tersebut. Ia mengimbau warga tetap waspada dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Kita terus melakukan surveilans dan berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan. Jadi, kalau ada perkembangan kasus, bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti,” kata Benyamin.

Ia juga meminta masyarakat segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi saluran pernapasan. Pemerintah daerah memastikan pemantauan kasus terus dilakukan secara berkala. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.