Gempa Bumi Sumedang Disebabkan Sesar Aktif Baru
Selasa, 09 Jan 2024, 03:13 WIBJAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, mengungkapkan gempa bumi di Sumedang disebabkan sesar atau patahan aktif baru yang belum terpetakan sebelumnya. Hal tersebut setelah memperhatikan sebaran gempa bumi susulan, tatanan tektonik, dan analisis mekanisme sumber gempa bumi.
"Akhirnya dari data-data itu pada 4 Januari yang lalu dapat teridentifikasi sesar aktif tersebut," ujar Dwikorita, dalam konferensi pers secara daring, Senin (8/1).
Dia menjelaskan, BMKG menentukan nama Sesar Sumedang mengingat patahan tersebut melewati Kabupaten Sumedang. Menurutnya, wilayah kabupaten sumedang memang wilayah rawan gempa dengan sumber gempa berasal dari zona tumbukan lempeng indo australia dan lempeng eurasia di samudera hindia, serta dari beberapa sesar aktif di daratan yang sudah terpetakan sebelumnya.
"Aktivitas gempa di jawa barat banyak diakibatkan oleh aktivitas pergerakan lempeng di zona subduksi dan patahan/sesar aktif di daratan," jelasnya.
Sebagai informasi, pada penghujung akhir tahun 2023 lalu gempa bumi berkekuatan 4,1 SR mengguncang Kecamatan Tanjungmedar dan Kecamatan Sumedang Utara, tepatnya pada Minggu, 31 Desember 2023.
Gempa susulan juga terjadi beberapa jam kemudian dengan kekuatan mencapai 4,8 SR. Terdeteksi dua kecamatan di Kabupaten Bandung juga turut terdampak, yakni Kecamatan Arjasari dan Kecamatan Cicalengka.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan setiap sumber gempa memiliki energi yang terakumulasi sendiri-sendiri. Menurutnya, tidak mudah sebuah gempa untuk memicu gempa lainnya. ruf/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo.
-
Menperin Minta Industri Serius Laporkan Data Lewat SIINas Demi Kebijakan Tepat Sasaran
-
Imigrasi Minta Pemberian Bebas Visa Kunjungan Dievaluasi
-
Warga Bekasi Diminta Siapkan Penampungan Air bila Sewaktu-waktu Bantuan Air Datang
-
Dibintangi Tretan Muslim, Film "Foufo" Padukan Kisah Alien dengan Drama Keluarga Madura
-
Diversifikasi Sumber Pembiayaan dan Investasi, Menkeu Purbaya Jajaki Pelaku Pasar Tiongkok
-
Selangkah Lagi, Trump Sebut Kesepakatan Damai AS–Iran Tinggal Hitung Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.