Semoga Masih Tersedia Anggarannya, Jembatan Rusak Dampak Banjir di Rejang Lebong Butuh Dana Besar

Sabtu, 06 Jan 2024, 20:59 WIB

Rejang Lebong - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Yusran Fauzi menyatakan penanganan kerusakan jembatan rusak akibat banjir pada Senin (1/1) malam membutuhkan dana besar sehingga mengandalkan anggaran bantuan pemerintah pusat.

"Anggaran untuk perbaikan kerusakan jembatan yang menghubungkan Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara dengan Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup sepenuhnya mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat karena anggarannya cukup besar," katanya saat dihubungi di Rejang Lebong, Sabtu.

Dia menjelaskan, dampak banjir akibat meluapnya Sungai Musi di antara Kecamatan Curup Utara dengan Kecamatan Curup itu selain menyebabkan rusaknya areal pertanian padi dan jagung juga merusak pangkal jembatan beton yang menghubungkan dua kecamatan tersebut.

Jembatan beton yang menghubungkan Desa Dusun Sawah dengan Kecamatan Curup Utara itu, kata dia, merupakan jalur alternatif penghubung kedua kecamatan baik untuk mengangkut hasil pertanian maupun lalu lintas orang.

"Untuk perbaikan sementara ini akan menggunakan dana pemeliharaan jembatan yang ada di Dinas PUPR Rejang Lebong, berupa penimbunan dan pemasangan tiang pancang dari pohon kelapa untuk menahan jalan. Sedangkan untuk perbaikan jembatannya kita menunggu anggaran dari BNPB turun yang diusulkan tahun 2023 lalu sebesar Rp3,7 miliar," terangnya.

Menurut dia, jembatan yang nyaris terputus akibat dihantam banjir yang terjadi sudah beberapa kali sejak 2022 lalu akibat adanya sedimen atau endapan lumpur dan pasir di tengah-tengah jembatan yang mengakibatkan air sungai menggerus bibir jembatan dan menyebabkan longsor, sehingga sedimen ini harus diangkat.

Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong Shalahudin menjelaskan, jembatan beton yang menghubungkan Desa Dusun Sawah dengan Kelurahan Talang Benih yang terputus di bagian pangkal jembatan itu sebelumnya pada 31 Agustus 2022 lalu sempat mengalami kejadian serupa, dan kemudian dilakukan perbaikan dan penimbunan.

"Jembatan ini kemudian dilakukan penimbunan dengan tanah dan pemasangan pagar dari pohon kelapa, tapi pada 7 November 2022 lalu kembali terjadi banjir dan memutuskannya. Jembatan itu kembali diperbaiki dan bisa dilalui, namun kini kembali terputus akibat banjir 1 Januari 2024 lalu," jelasnya.

Perbaikan jembatan itu diperkirakan akan menelan anggaran yang cukup besar sehingga pihaknya hanya bisa mengandalkan bantuan pemerintah pusat melalui dana rehabilitasi dan rekonstruksi ke BNPB yang diajukan 2023 lalu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.