Aksi Heroik Agen Ukraina Menyusup Ribuan Kilometer untuk Meledakkan Pesawat Pembom Tempur Rusia

Jumat, 05 Jan 2024, 08:32 WIB

KYIV - Bak cerita film, baru-baru ini seorang agen Ukraina melakukan perjalanan sejauh 900 mil atau 1448 kilometer ke pangkalan udara Chelyabinsk di utara Kazakhstan, Rusia, menyelinap ke landasan yang tertutup salju di bawah selimut kegelapan, untuk meledakkan pesawat pembom tempur Sukhoi Su-34 milik angkatan udara Rusia.

Dilansir oleh Forbes, ini bukan tindakan sabotase pertama yang dilakukan agen Ukraina di Rusia, tapi ini mungkin yang paling heroik. Aksi merugikan angkatan udara Rusia karena jumlah Su-34 yang semakin berkurang.

Ket. Foto: Jet pembom tempur Su-34 angkatan udara Rusia. — Sumber: Istimewa

Direktorat intelijen Ukraina mengklaim Su-34 bermesin ganda dan dua kursi itu milik Divisi Penerbangan Komposit ke-21, yang dikenal sebagai operator jet tersebut. "Penyebab pesawat itu terbakar sedang diklarifikasi," sindir direktorat tersebut .

Terakhir kali seorang agen Ukraina menyelinap ke lapangan terbang Rusia, dekat Pskov pada Oktober 2022, adalah untuk meledakkan helikopter serang Kamov Ka-52. Pskov berjarak 500 mil dari perbatasan dengan Ukraina.

Ukraina memiliki metode lain untuk menyerang pangkalan udara Rusia dari jarak ratusan mil, drone dan rudal, tetapi sabotase langsung mungkin merupakan cara yang paling memalukan bagi Rusia. Di mana keamanan pangkalan udara? Rusia tahu mereka sedang berperang, bukan?

Sudah jelas mengapa Ukraina menargetkan Chelyabinsk dan Su-34-nya. Pesawat pembom tempur supersonik ini termasuk yang terbaik di angkatan udara Rusia, dan aktif menjadi momok di garis depan dalam perang Rusia melawan Ukraina yang telah berlangsung selama 23 bulan.

Su-34 hampir setiap hari terbang dalam misi penembakan bom luncur yang dipandu satelit dengan jarak 25 mil ke posisi Ukraina. "Bom luncur yang kuat adalah salah satu ketakutan terbesar di kalangan pasukan," kata seorang prajurit Ukraina Olexandr, Solon'ko.

Pasukan Ukraina melakukan segala yang mereka bisa untuk menembak jatuh setiap Su-34 yang mereka bisa. Dengan cepat mengubah posisi pertahanan udara jarak jauh di Ukraina selatan bulan lalu, angkatan udara Ukraina menembak jatuh empat Su-34 dalam kurun waktu seminggu. Jika jet yang disabotase itu lumpuh, Rusia mungkin hanya akan memiliki 125 atau lebih Su-34 dari armada sebelum perang yang tidak lebih dari 150 unit.

Kampanye sabotase yang dilakukan Ukraina efektif namun berisiko. Lebih dari beberapa penyabot Ukraina telah ditangkap dan dibunuh. Mungkin yang terbaru, pasukan Rusia pada bulan Agustus dilaporkan mencegat tim sabotase Ukraina yang menyelinap melintasi perbatasan dekat Bryansk, dan membunuh dua penyabot.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.