Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bawaslu Ponorogo Tertibkan Ratusan Alat Peraga Kampanye yang Langgar Aturan

📅 Jumat, 29 Des 2023, 04:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bawaslu Ponorogo Tertibkan Ratusan Alat Peraga Kampanye yang Langgar Aturan Doc: ANTARA/HO - Bawaslu Ponorogo
Ket. Ketua Bawaslu Ponorogo Bahrun Mustofa.

Ponorogo - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, telah melakukan penertiban ratusan alat peraga kampanye (APK) yang dinilai melanggar aturan kampanye yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Penertiban terus kami lakukan bersama Satpol PP," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, Bahrun Mustofa di Ponorogo, Kamis.

Disebutkan, total sudah ada 659 APK yang diturunkan paksa karena dipasang di tempat-tempat yang dilarang, seperti di batang pohon, di area fasum (fasilitas umum), di lingkungan sekolah, tempat ibadah dan sebagainya.

Memang belum semua diturunkan. Namun Mustofa memastikan jumlah yang ditertibkan jauh lebih banyak ketimbang yang masih terpasang.

"Paling masih sisa sekitar 150-an APK. Akan kami lanjutkan (penertiban)," katanya.

Bahrun juga menyebut 150-an APK yang belum ditertibkan tersebut masih sekedar perkiraan.

Ia tidak menutup kemungkinan jika jumlah tersebut bisa bertambah banyak, karena memang saat ini masih masa kampanye untuk calon legislatif (caleg) dan partai politik (parpol).

"Terakhir tinggal 150 itu dari data kita yang 659, apakah nanti ada penambahan masih akan kita lakukan inventarisasi ulang," katanya.

Lebih lanjut, pihaknya juga melakukan koordinasi bersama panitia pengawas kecamatan (panwascam) dan panitia pengawas kelurahan (panwaslu) untuk kembali melakukan monitoring dan serta mendata ulang APK yang masih dipasang secara sembarangan.

"Nanti biar didata dulu, lalu kita lakukan peringatan jika dibiarkan kita cabut paksa untuk APK-nya, paling cepat ya awal tahun nanti setelah rapat pleno," ujarnya.

Bahrun mengakui mayoritas APK yang melanggar tersebut dipasang dengan cara di paku di pohon.

Selain itu banyak yang terpasang bukan pada tempatnya seperti di sekitar kawasan pendidikan, tempat ibadah hingga di tiang listrik.

"Memang yang banyak itu di tempel di pohon dengan cara di paku, tapi sudah kita berikan imbauan, jika ngeyel kita bersihkan," kata Bahrun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.