Kutai Kartanegara Alokasikan Kawasan Lindung 267.779 Hektare

Jumat, 22 Des 2023, 10:16 WIB

TENGGARONG - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 27 tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), periode 2023-2042, mengalokasikan kawasan lindung dengan total seluas 267.779 hektare.

"Kawasan lindung dengan luas total mencapai 267.779 hektare ini mencakup tiga fungsi kawasan, pertama adalah kawasan hutan lindung seluas 207.650 hektare, paling luas di antara dua fungsi lindung lainnya," kata Staf Ahli Bupati Kutai Kartanegara Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Didi Ramyadi di Tenggarong, Jumat (22/12).

Kedua adalah kawasan lindung berupa hutan lindung sebagai holding zone yaitu kawasan hutan lindung/kawasan perkebunan dengan luas 4.033 hektare dan ketiga adalah kawasan lindung gambut seluas 56.096 hektare.

Ia menyatakan kawasan lindung memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, ekosistem hutan, menjaga ketersediaan air, hingga untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan kebutuhan ekonomi.

Sehari sebelumnya saat sosialisasi Perda RTRW, Didi mengatakan selain kawasan lindung, dialokasikan pula kawasan konservasi dengan luas total 156.831 hektare, meliputi kawasan konservasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil seluas 42.569 hektare.

Kemudian kawasan ekosistem mangrove seluas 4.075 hektare, kawasan badan air seluas 37.537 hektare, dan kawasan cagar alam seluas 87 hektare.

"Sejumlah titik kawasan konservasi ini menjadi tempat pelestarian keanekaragaman hayati dan menjadi tempat langka bagi flora dan fauna endemik yang harus dilestarikan," ujar Didi.

Ada pula kawasan budi daya yang merangkum berbagai sektor strategis untuk mendukung pembangunan wilayah secara berkelanjutanseluas 1.606.763 hektare, dengan rincian hutan produksi tetap 1.277.918 hektare yang merupakan sumber daya alam untuk menjamin keberlanjutan produksi kayu dan hasil hutan lainnya.

"Kawasan tanaman pangan seluas 229.308 hektare, sebagai fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan wilayah. Lantas kawasan perikanan seluas 15.096 hektare, untuk memberikan kontribusi terhadap sektor perikanan yang menjadi mata pencaharian penting masyarakat," kata Didi.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.