Lebih dari 200 Orang Tewas dalam Runtuhnya Tambang Koltan di Kongo

Minggu, 01 Feb 2026, 00:01 WIB

RUBAYA - Lebih dari 200 orang tewas pekan ini dalam insiden runtuhan di tambang koltan Rubaya di bagian timur Republik Demokratik Kongo, kata Lumumba Kambere Muyisa, juru bicara gubernur provinsi tempat tambang itu berada yang ditunjuk oleh pemberontak, pada hari Jumat (30/1).

Dari The Guardian, Rubaya menghasilkan sekitar 15 persen koltan dunia, yang diolah menjadi tantalum – logam tahan panas yang sangat dibutuhkan oleh produsen telepon seluler, komputer, komponen kedirgantaraan, dan turbin gas. Lokasi tersebut, tempat penduduk setempat menggali secara manual dengan upah beberapa dolar per hari, telah berada di bawah kendali kelompok pemberontak M23 sejak tahun 2024.

Ket. Foto: Foto udara tambang koltan di Rubaya, Kivu Utara. Tambang Rubaya menghasilkan sekitar 15 persen koltan dunia, yang diolah menjadi tantalum, yang digunakan dalam telepon seluler. — Sumber: Istimewa

Peristiwa runtuhnya bangunan terjadi pada hari Rabu dan jumlah korban pastinya masih belum jelas hingga Jumat malam.

“Untuk saat ini, ada lebih dari 200 orang tewas, beberapa di antaranya masih terkubur di lumpur dan belum ditemukan,” kata Muyisa. Ia menambahkan bahwa beberapa lainnya terluka dan dibawa ke tiga fasilitas kesehatan di kota Rubaya, sementara ambulans diperkirakan akan memindahkan korban luka pada hari Sabtu ke Goma, sekitar 50 km (30 mil) jauhnya.

Gubernur Kivu Utara yang ditunjuk oleh pemberontak telah menghentikan sementara penambangan tradisional di lokasi tersebut dan memerintahkan relokasi warga yang telah membangun tempat berlindung di dekat tambang, kata Muyisa. Tanah longsor itu disebabkan oleh hujan lebat, katanya.

Seorang penasihat gubernur mengatakan jumlah korban tewas yang telah dikonfirmasi setidaknya 227 orang. Ia berbicara dengan syarat anonim karena tidak berwenang untuk memberikan keterangan kepada media.

PBB menyatakan bahwa M23 telah menjarah kekayaan Rubaya untuk membantu mendanai pemberontakannya, yang didukung oleh pemerintah Rwanda – sebuah tuduhan yang dibantah oleh Kigali.

Para pemberontak bersenjata lengkap, yang tujuan nyatanya adalah menggulingkan pemerintah di Kinshasa dan memastikan keselamatan minoritas Tutsi Kongo, merebut lebih banyak wilayah kaya mineral di Kongo timur selama serangan kilat tahun lalu.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.