Polri Bakal Pindahkan 30.878 Personel ke IKN secara Bertahap
Kamis, 21 Des 2023, 15:50 WIBJAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan rencana pemindahan 30.878 personel ke Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur (Kaltim) secara bertahap.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut pemindahan personel Polri ini dilakukan dalam empat tahapan.
"Pada tahap pertama dikerahkan 1.667 personel, kemudian 9.484 orang. Lalu pada tahap ketiga sebesar 9.685 orang dan tahap keempat sebanyak 9.678," kata Sigit dalam keterangan saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Polres IKN, Kamis (21/12).
Angka 30.878 personel diperoleh dari penjumlahan personel yang dipindahkan dari tahap pertama sampai tahap keempat.
Jenderal polisi bintang empat itu juga menyebutkan untuk personel yang mengisi Polres Khusus Kawasan IKN nantinya disiapkan 708 orang.
Menurut dia, 708 anggota polisi yang mengisi Polres IKN tersebut telah melalui asesmen di Polda Kalimantan Timur.
Kapolri mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking Polres Khusus Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim).
"Sambil menunggu proses pembangunan dan penetapan struktur organisasi, personel tersebut sudah berada di Polda Kalimantan Timur dan kami sebar ke polres-polres penyangga," katanya.
Sigit memastikan bahwa Polri akan terus mengawal seluruh kebijakan Presiden Jokowi termasuk pembangunan kawasan IKN.
"Polri tentunya berkomitmen untuk mengerahkan segala sumber daya yang kami miliki untuk mengawal seluruh kebijakan Bapak Presiden khususnya mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara," kata Sigit.
Berita Terkait:
-
Mau Tahu Cara Gampang Kredit Rumah Subsidi bagi Warga Menengah ke Bawah?
-
Skuad Mengerikan, Yudha Saputera Pilih Para 'Monster' untuk Tim Biru IBL All-Star 2026
-
Polri Pindahkan 321 WNA Jaringan Judi Online ke Sejumlah Kantor Imigrasi
-
Kekuatan Visual di Spotify, Rahasia Sukses Podcast Malaka dan In Her View
-
Harga LPG Naik, Pemprov DKI Langsung Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Atasi Dampaknya
-
Transformasi Penilaian dari Kehadiran Fisik Menjadi Berbasis Output Kerja
-
Impor Tertekan, Diversifikasi Pemasok BBM Jadi Kebutuhan Mendesak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.