Ganjar dan IPB Siap Jalin Kontrak Wujudkan Kedaulatan Pangan

Kamis, 21 Des 2023, 01:20 WIB

BOGOR - Calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengaku siap menjalin kontrak dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) guna mewujudkan kedaulatan pangan apabila ia terpilih Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Walaupun demikian, Ganjar mengatakan bahwa sikapnya tersebut berbeda dengan saran dari Presiden Joko Widodo kepadanya. Hal itu disampaikannya saat menghadiri "Food and Agriculture Summit III dan Dialog Calon Presiden RI 2024-2029" di IPB International Convention Center, Kota Bogor, Jawa Barat.

Ket. Foto: Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo (tengah) saat menghadiri “Food and Agriculture Summit III dan Dialog Calon Presiden RI 2024-2029” di IPB International Convention Center, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/12/2023). — Sumber: ANTARA/Rio Feisal

"Dalam rakernas (rapat kerja nasional) pangan kami dan Presiden (Jokowi) waktu itu (berkata) 'saya udah bisik-bisik sama Pak Ganjar, nanti kalau dilantik langsung bicara kedaulatan pangan. Siapkan perencanaannya mulai sekarang', bahasanya begitu. Kalau saya enggak Pak, siapkan pertemuan dan kontrak dengan IPB. Itu lebih pas," kata Ganjar di Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa kemarin.

Ia juga mengatakan bahwa dalam kontrak tersebut dirinya menginginkan IPB berperan untuk menyiapkan beragam aspek yang mendukung kedaulatan pangan. "Kontrak dengan IPB ini, tanaman semusim dalam setahun sudah kelihatan hasilnya. Selebihnya apa? Paksa. Ini loh peta Indonesia, ini loh daerah pertaniannya, spasialnya sudah ada, masuk ke sana," katanya.

"Pak Arif Satria (Rektor IPB) ada berapa kekuatan yang Anda bisa siapkan? 'Ini Pak Ganjar risetnya, ini benihnya, ini budi dayanya, dan proyeksi hasilnya seperti ini, teknologinya kita masukkan ini'," ujar dia menambahkan.

Selain itu, dia meminta untuk dapat melibatkan program Merdeka Belajar di IPB dalam kontrak tersebut. "Pak (Arif), saya butuh pengawalan, Pak. Saya ingin Merdeka Belajarnya diwujudkan dalam satu tahun, maka saya minta Mahasiswa IPB untuk mengawal dalam dua tahun saja," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kontrak tersebut merupakan komitmen dirinya bersama calon wakil presiden Mahfud MD, terlepas pilihan para akademisi dalam Pilpres 2024.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.