BPBD Tingkatkan Kesiagaan Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem di Trenggalek

Rabu, 20 Des 2023, 00:10 WIB

Trenggalek - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur meningkatkan level kesiagaan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, merujuk peringatan yang dikeluarkan BMKG Kelas I Juanda terkait prakiraan cuaca menjelang perayaan Natal dan malam Tahun Baru 2024.

"Informasi yang dirilis BMKG, kondisi cuaca pada saat posko natal 2023 dan tahun baru 2024 terdapat potensi hujan dengan intensitas bervariatif, mulai ringan hingga lebat. Informasi ini tentu menjadi bahan analisa dan evaluasi kami untuk melakukan langkah-langkah mitigasi demi mengantisipasi potensi bencana yang terjadi," kata Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono di Trenggalek, Selasa.

BMKG juga memperingatkan adanya potensi gangguan gelombang Rossby selama 1-2 pekan ke depan, yang menurutnya bisa meningkatkan potensi cuaca ekstrem dan menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang hingga tanah longsor.

"Kami bersama dengan pemangku kepentingan lain telah melakukan langkah antisipatif untuk meminimalkan dampak dari potensi bencana hidrometeorologi. Mulai dari peningkatan kesiapan kewaspadaan sumber daya manusia, meliputipentahelixhingga masyarakat dengan pembentukan desa tangguh bencana (destana).

Meskipun belum menyeluruh, per Juli 2023, Trenggalek sudah membentuk 52 destana dari 152 desa dan lima kelurahan di Trenggalek.

Dengan langkah itu, masyarakat menjadi paham dengan langkah - langkah yang harus dilakukan jika terjadi bencana alam. Sebab telah dilakukan berbagai simulasi di destana yang disesuaikan dengan potensi bencana di daerahnya masing-masing.

"Di situ juga sudah dipetakan, nanti jalur evakuasinya dimana, apa yang harus dilakukan dan lain sebagainya," kata dia.

Selain peningkatan SDM, langkah kontingensi lainnya adalah memastikan alat-alat deteksi bencana sepertiearlywarningsystem(EWS) berfungsi dengan baik.

Di Trenggalek terpasang beberapa titik EWS, mulai di daerah rawan longsor, daerah rawan tsunami hingga daerah rawan banjir hasil kolaborasi lintas sektoral dari pemerintah daerah hingga pusat.

"Termasuk mitigasi lainnya adalah kegiatan bersih-bersih sungai seperti yang dilakukan bersama TNI-POLRI dan unsur-unsur lainnya dan langkah mitigasi lain. Untuk masyarakat, kami imbau selalu waspada dan selalu memantau kondisi perkembangan cuaca yang akan disampaikan berkala, karena saat Natal dan Tahun Baru 2024 biasanya terjadi peningkatan mobilisasi," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.