• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Airlangga: Generasi Mendat...

Airlangga: Generasi Mendatang Berhak Menikmati Lingkungan yang Aman

Jumat, 15 Des 2023, 06:55 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa generasi mendatang berhak untuk menikmati lingkungan yang aman dari bencana dan kerusakan akibat efek perubahan iklim. Oleh karena itu, semua pihak termasuk pemerintah memiliki tanggung jawab untuk meneruskan upaya pembangunan berkelanjutan dan rendah karbon.

"Generasi mendatang memiliki hak untuk menikmati lingkungan yang aman dari bencana dan kerusakan yang berpotensi muncul dari efek perubahan iklim," kata Menko Airlangga dalam peringatan HUT Asosiasi Emiten Indonesia ke-35, Rabu (13/12).

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Menko Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah tengah melakukan kegiatan studi dan persiapan implementasicarbon capture and storage(CCS) dancarbon capture, utilization and storage(CCUS).

Indonesia sendiri memiliki potensi penyimpanan CO2 yang sangat besar dengan estimasi mencapai 4,85 giga ton padadepletedreservoir dan sekitar 572 giga ton padasaline aquifer.

Saat ini telah terdapat 15 proyek CCS dan CCUS di Indonesia dengan nilai investasi sekitar 7,97 miliar dollar AS. Secara global, potensi pasarcarbon capture, utilization, transportation and storagejuga diproyeksikan akan meningkat dari 3 miliar dollar AS pada tahun 2022, menjadi 14,2 miliar dollar AS di tahun 2030.

Selain itu pada sektor non-listrik, pemerintah juga terus berupaya mengembangkan biofuel baik dari minyak kelapa sawit (CPO) maupun non CPO.

Program mandatori B35 di Indonesia juga telah mampu mengurangi 34,9 juta ton CO2 dan menjadi contoh sukses dalam rangka pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Menutup sambutannya, Menko Airlangga menyatakan bahwa dalam upaya dekarbonisasi, emiten sektor industri juga diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih, mengingat adanya regulasi negara tujuan ekspor Indonesia yang mewajibkan praktik berkelanjutan seperti CBAM dan EUDR.

Di samping itu, tingkat kesadaran konsumen yang semakin tinggi mengenai gaya hidup hijau (green lifestyle) turut mendorong perusahaan untuk dapat menyediakan produk yang rendah karbon.

"Asosiasi Emiten Indonesia memiliki peran penting dalam mendukung upaya penerapan dekarbonisasi dan peningkatan ekonomi hijau," ungkap dia. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.