Mensos Tegaskan Inisiatif Bangun Tanggul Bisa Jadi Alternatif Atasi Banjir

Rabu, 13 Des 2023, 00:27 WIB

Jakarta - Menteri Sosial Tri Rismaharini berbagi pengalamannya saat menjadi Wali Kota Surabaya saat berkunjung ke Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), dengan menyatakan bahwa inisiatifnya membangun tanggul bisa ditiru pemerintah daerah (pemda) lain untuk menangani banjir.

"Saya lakukan itu (membangun tanggul) di Surabaya, jadi kalau teman-teman tahu, saya pernah sekolah khusus di Belanda, itu di Belanda tanggulnya semua dari tanah, enggak ada yang beton, semua tanah dan sudah bertahun-tahun, maka dari itu namanya Netherland, artinya tanah di bawah," kata Mensos Risma saat meninjau korban banjir di Kabupaten Ketapang, Kalbar, Selasa.

Ket. Foto: Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meninjau dan memberikan bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Selasa (12/12/2023). — Sumber: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari

Ia menyampaikan bahwa tanggul yang dibangun di bawah permukaan laut membuat masyarakat Belanda jadi bisa bertahan dari banjir, sehingga hal tersebut bisa ditiru di Indonesia.

"Kita bisasurvivekalau kita bisa membangun tanggul, dan itu saya lakukan di Surabaya, kita ada 21 km dan 5 km, jadi 26 km kita bangun, dan itu manual, pakai alat berat saja kita ambil dari sungai, kemudian kita tumpuk, kita jadikan tanggul di sampingnya, sehingga sudah mulai berapa tahun itu (Kota Surabaya) tidak banjir," paparnya.

Mensos juga mengemukakan, dari hasil pantauannya lewat peta digital,banjir dari Sungai Pawan di Kabupaten Ketapang cukup berdampak langsung pada warga, sehingga pihaknya sigap menyiapkan lumbung sosial untuk mengumpulkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak.

"Sebetulnya dampak dari Sungai Kapuas itu lebih besar, jadi ada di beberapa kabupaten, tetapiinsyaAllahyang Sungai Kapuas sudah kita siapkan beberapa lumbung sosial, jadi saat warga mengungsi, maka mereka bisa menggunakan stok penyangga (buffer stock) yang ada, dan di sini (Kecamatan Sandai) juga kita lakukan hal yang sama," tuturnya.

Banjir yang melanda Kecamatan Sandai yang terletak sekitar 350 km dari Kota Pontianak sempat membuat aktivitas masyarakat lumpuh. Banjir tersebut akibat hujan deras yang memicu Sungai Pawan meluap sehingga air menggenangi pemukiman warga sejak 23 November 2023.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang Yunifar mengatakan saat ini kondisi banjir masih dalam status pemulihan.

"Banjir terjadi mulai 23 November 2023, kemudian pada 28 November 2023 ditetapkan tanggap darurat," ucap Yunifar.

Sedangkan berdasarkan keterangan Camat Sandai, Markus, bencana banjir ini rutin melanda wilayah Kecamatan Sandai dan sekitarnya saat memasuki musim hujan. Untuk itu ia berkolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan, baik itu TNI, Polri, Tagana (Taruna Siaga Bencana) dan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) hingga relawan untuk mencegah banjir dengan melakukan penanaman pohon kembali.

"Kita bekerja sama dengan TNI AL untuk gotong royong bersihkan sungai, juga termasuk Komando Rayon Militer (Koramil), Forum koordinasi pimpinan di kecamatan (Forkopimcam), satpol PP, tim Tagana, relawan, dan seluruh masyarakat untuk penanaman pohon di tepian sungai," ujar Markus.

Masyarakat juga diimbau mengantisipasi banjir dengan membuat rumah dua lantai atau rumah cadangan yang dibangun di kebun milik masing-masing untuk tempat pengungsian sementara.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.