Mencermati Inflasi AS
Rabu, 13 Des 2023, 09:40 WIBJAKARTA - Penguatan rupiah awal pekan ini diperkirakan bersifat sementara sehingga berpotensi berbalik melemah, hari ini (13/12). Selain mencermati data inflasi Amerika Serikat (AS), pelaku pasar juga tengah menantikan data ekonomi Tiongkok.
Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menyatakan pasar sekarang fokus terhadap data inflasi indeks harga konsumen (CPI) AS, yang dirilis, Selasa (12/12) malam waktu setempat. Meskipun angkanya diperkirakan turun pada November namun masih jauh di atas target bank sentral AS (the Fed) sebesar dua persen.
Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (13/12), bergerak di kisaran 15.600-15.660 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.
Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank pada penutupan perdagangan, Selasa (12/12), menguat tipis sebesar dua poin atau 0,01 persen dari akhir pekan lalu menjadi 15.621 rupiah per dollar AS.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan cadangan devisa Indonesia yang kuat dapat menahan laju pelemahan rupiah lebih lanjut sekaligus memberikan penguatan terhadap nilai tukar rupiah.
"Dari domestik data cadangan devisa yang masih kuat dapat menahan rupiah melemah lebih dalam lagi," kata Rully.
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2023 tercatat sebesar 138,1 miliar dollar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir Oktober 2023 sebesar 133,1 miliar dollar AS.
Redaktur: andes
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi dengan Tinggi Letusan hingga 700 meter
-
Juara Mubadala Gugur di Toronto
-
Dibayangi Tekanan Global - 10 September 2026
-
Telkom Kebut Pemulihan Layanan Pascagempa NTT, Ini Langkahnya
-
FIFA Bidik Dana 68,5 Triliun Rupiah dari Investor, UEFA Lontarkan Kritik Pedas
-
Kabar Baik untuk Pekerja Migran! Kemenkum NTT Perkuat Perlindungan Lewat Posbankum
-
Bencana Longsor Memutus Akses Jalan di Nagano, Jepang. Ratusan Orang Terisolasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.