Bosch Rexroth Hadirkan Solusi Otomasi Industri 4.0 Terpadu
Jumat, 08 Des 2023, 13:49 WIBJAKARTA -Sektor manufaktur alias industri pengolahan masih menjadi penopang pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2023.Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, industri pengolahan pada kuartal III-2023 berhasil tumbuh 5,20 persen secarayear on year (YoY). Pertumbuhan inilebih tinggi dari pertumbuhan PDB nasionalyang sebesar 4,94 persen.
"Performa positif industri manufaktur Indonesia menjadi gambaran optimisme para pelaku usaha atas potensi ekonomi sektor ini. Mendukung itu, pada ajang Manufacturing Indonesia 2023, Bosch Rexroth kembali menghadirkan portfolio kami untuk automasi pabrik guna memperkuat implementasi Industri 4.0 bagi para pelaku industri manufaktur di Indonesia," ungkapManaging Director Bosch Rexroth di Indonesia Kristo Kenmart, di Jakarta Kamis (7/12).
Guna mendukung pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia, Bosch, perusahaan penyedia layanan dan teknologi global, kembali berpartisipasi dalam Manufacturing Indonesia 2023. Pada partisipasi keenamnya di ajang pameran peralatan pengolahan internasional terbesar di Asia ini,Bosch Rexrothmenghadirkan jajaran solusi teknologi untuk automasi industri.
Dalam ranah otomasi pabrik di Indonesia, tantangan seperti kurangnya tenaga terampil dan biaya penerapan peralatan/teknologi automasi yang dianggap tidak efisien, turut menghambat implementasi Industri 4.0. Menjawab itu, Bosch Rexroth di ajang Manufacturing Indonesia menawarkan jajaran solusi teknologi yang siap berkolaborasi secara harmonis, disesuaikan, dan lengkap sebagaimana seharusnya otomasi industri.
Tema tersebut mencerminkan prinsip pendekatan Bosch Rexroth terhadap automasi integrasi teknologi yang mulus guna menciptakanekosistem yang selaras, fleksibilitas platformuntuk menyesuaikan solusi dengan beragam bahasa pemrograman dan aplikasi pihak ketiga. Bukan hanya itu menawarkan solusikomprehensifdengan melibatkan tidak hanyahardwaredansoftware, tetapi juga layanan penyerta seperti manajemenlifecycle, keamanan, dan konektivitas.
"Bosch Rexroth memastikan pengguna mendapatkantooldan kapabilitas yang dibutuhkan untuk merealisasikan sistem automasi yang tangguh dan efisien," kata Kristo.
Mengusung basis platform terbuka yang siap berkolaborasi, ragam solusi automasi dari Bosch Rexroth memberi penggunanya beberapa manfaat utama.Pertama, mendorong interoperabilitas yang memungkinkan integrasi dengan berbagai teknologi.Kedua, fleksibilitas penggunaan berdasarkan kebutuhan spesifik di pabrik (jalur produksi) mereka.Ketiga, memberdayakan pengguna dengan memberikan kontrol atas sistem automasi mereka, dan kebebasan untuk memilih solusi optimal.
"Penerapan platform terbuka dalam ekosistem otomasi industri turut berperanmendorong kolaborasisehingga mempercepat pengembangan sistem operasionalfactorydalam kerangka Industri 4.0. Tak kalah penting, platform terbuka mampu memfasilitasi terwujudnya integrasi dan analisis data yang krusial. Artinya, pengguna bisa mendapatkan khasanah wawasan yang valid untuk mengambil keputusan bisnis, termasuk efisiensi operasional secara keseluruhan, maupun peningkatan skala produksi," lanjut Kristo.
Keahlian Bosch Rexroth melalui rangkaian inovasi teknologinya yang bersifat kolaboratif, diperkuat pengalaman menjalankan solusi otomasi industri untuk ribuan perusahaan/merek. Termasuk di adalah 270pabrik yang dimiliki Bosch di berbagai negara.
Solusi ctrlX Automation:the most open automation systemyang ditawarkan Bosch adalah sebuah alur produksi (yang telah menerapkan sistem automasi). Misalnya,roboticsandhandlingsmerupakan disiplin utama dalam industri manufaktur untuk mengoptimalkan proses kerja berulang, menghemat sumber daya, dan meningkatkan konsistensi pengukuran hasil olahan (reproducibility).
"Untuk menjalankan itu, perlu upaya standarisasi dalam otomatisasi. Di sinilah kesulitannya. Tidak hanya membutuhkan kapasitas teknik yang besar, tetapi tidak semuafactorymemiliki spesialis pemrograman yang mumpuni," imbuhnya.
Terlebih, dari sisi sumber daya manusia, diprediksi 75 persen populasi pekerja pada 2025 mendatang merupakan generasi Milenial, bahkan Z yakni paradigital natives, yang karakternya selalu mendambakan segala sesuatu secara cepat, terutama informasi. Kalangan ini sudah tidak mempelajari bahasa pemrograman yang rumit.
Solusi ctrlX Automation dari Bosch Rexroth untuk otomasi industri dengan menggabungkanteknologi kontrol yang terautomasi,teknologi informasi, danInternet of Things(IoT) dalamsistem yang sepenuhnya terbuka. Solusi ini diklaim sebagaithe most open automation system in the market.
"Solsi ctrlX Automation memberi kemampuan kepada pengguna untuk membuat aplikasi kustom, kompatibilitas dengan hampir setiap bahasa pemrograman dantoolchain, serta dukungan aktif dari komunitas yang solid. Ini menekankan adaptabilitasnya, memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan sistem sesuai kebutuhan," jelasnya.
Implementasi ctrlX Automation memungkinkanfactoryuntuk menggunakan komponen yang lebih sedikit (hingga 50 persen). Keuntungannya menawarkan prosesengineeringyang lebih cepat (hingga 30 persen), dan peningkatan produktivitas (hingga 10 persen).
Pada kesempatan ini Bosch meluncurkanKassow Robot, yang diperkenalkan untuk pertama kalinya di Indonesia. Solusi ini berupa cobot manufaktur 7 aksis untuk pertama kalinya yang mampu menjangkau ruang sempit dan sulit. Cobot sendiri telah umum dikenal sebagai mesin pintar yang mampu bekerja berdampingan dengan manusia dalam ekosistem otomasi pabrik dan merupakan salah satu elemen penting untuk pabrik masa depan (factory of the future).
"Bosch Rexrothmeyakini akan munculnya permintaan besar terhadap sistem robotik yang fleksibel. Bahkan, dalam beberapa tahun mendatang, pasar cobot diperkirakan akan tumbuh sebesar 15-20% setiap tahun," kata Kristo.
Kelebihan Kassow Robot dari Bosch Rexroth (dengan 7 aksisnya) memungkinkan pengaturan posisi siku yang tak terbatas.Meniru ketangkasan lengan manusia, mesin ini mampu bermanuver lebih cepat, lebih kuat dan memiliki rentang jangkauan lebih panjang untuk dukung automasi produksi di ruang sempit dan sulit.
"Selain itu, desain Kassow Robot yang kompak dan ringan (hanya berbobot 34 kg) membuat penggunaan ruang/area di jalur produksi tetap optimal. Konfigurasi colok-masuk (plug-in) menjadikan proses relokasi dan instalasi berlangsung simpel dan cepat," terangnya.
Teknologi terbaru Bosch Rexroth ini membawa tingkat fleksibilitas baru ke jalur produksi berkat pemrograman intuitif, layaknya antarmuka ponsel pintar, sehingga memudahkan pengaturan dan operasional. Keserbagunaan (versatility) dan fungsionalitas (functionality) yang ditawarkan Kassow Robot semakin memberdayakan pelaku industri manufaktur untuk menyesuaikan diri dengan fluktuasi spesifikasi produk dan volume produksi. Keluwesan ini memposisikan produsen untuk lebih responsif terhadap tuntutan pasar.
Dengan segala keandalannya, Kassow Robot menjadi solusi ideal untuk sejumlah aplikasi tugas sepertipick and place, perawatan mesin,wielding, pengeleman, pelabelan, pembuatan palet, CNC, perakitan, pengukiran laser, inspeksi kualitas, dan sebagainya. Tepat bagi para pelaku industri manufaktur di bidang FMCG, farmasi, pengemasan, dan otomotif.
Berinvestasi SDM
Bosch Rexroth menyadari pentingnya mengatasi kurangnya pekerja terampil dalam industri manufaktur. Karenanya, Bosch secara aktif berkolaborasi dengan berbagai instansi, seperti Pusat Industri Digital (PIDI) 4.0 milik Kementerian Perindustrian, universitas-universitas, serta perusahaan-perusahaan mitra.
Salah satunya berupa program pelatihan khusus guna memberikan pengetahuan dan keterampilan automasi industri kepada berbagai pihak terkait. Sementara, dukungan kepada lembaga pendidikan dijalankan dalam bentuk aktivitas kreatif dan interaktif, seperti kompetisi teknologi bernama Maranatha Haxathon 2023, bersama Universitas Kristen Maranatha, Bandung. Kegiatan ini yang melibatkan mahasiswa sebagai peserta dari lomba tersebut.
"Komitmen Bosch Rexroth tidak hanya sebatas mengatasi kekurangan keterampilan dan sumber daya manusia dalam ranah otomasi industri. Namun, lebih luas dari itu. Dengan dukungan ragam solusi automasi yang mumpuni, harapan kami Bosch Rexroth bisa berkontribusi pada perjalanan Indonesia menuju lanskap industri yang lebih maju dan efisien sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi negara," pungkasnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.