Terlibat Banyak Skandal, Anggota DPR AS George Santos Dipecat

Sabtu, 02 Des 2023, 11:17 WIB

WASHINGTON - DPR Amerika Serikat pada Jumat (1/12) melakukan pemungutan suara untuk memecat anggota Partai Republik George Santos dari New York setelah laporan mengenai perilakunya.

Santos menjadi anggota keenam yang digulingkan rekan-rekannya di Kongres, yang ketiga sejak Perang Saudara.

Ket. Foto: Anggota Partai Republik dari New York George Santos meninggalkan gedung Capitol setelah dikeluarkan dari DPR AS pada 1 Desember 2023. Lebih dari dua pertiga rekannya di Kongres memilih untuk memecat Santos dari jabatannya. — Sumber: AP/Stephanie Scarbrough

Hasil pemungutan suara untuk pemecatan Santos adalah 311-114, artinya Kongres dengan mudah mencapai dua pertiga mayoritas yang dibutuhkan untuk memecatnya.

Para pemimpin Partai Republik di DPR menentang pemecatan Santos, namun pada akhirnya 105 anggota parlemen Partai Republik memihak hampir semua anggota Partai Demokrat.

Pengusiran itu menandai babak terakhir Kongres dalam kejatuhan Santos yang spektakuler.Dirayakan sebagai pendatang baru setelah ia berhasil merebut satu distrik dari Partai Demokrat tahun lalu, kisah hidup Santos mulai terkuak bahkan sebelum ia dilantik.

Muncul laporan bahwa dia berbohong soal berdarah Yahudi, karier di firma-firma terkemuka di Wall Street, dan gelar sarjana, antara lain.

Kemudian, pada Mei lalu, Santos didakwa oleh jaksa federal atas berbagai tuduhan, sehingga kehadirannya di DPR semakin mengganggu dan mempermalukan partai Republik.

Berusaha untuk tetap menjabat, Santos telah mengimbau rekan-rekannya untuk membiarkan proses pengadilan berjalan.Dia memperingatkan preseden yang akan mereka buat dengan memecat seorang

"Hal ini akan menghantui mereka di masa depan," kata Santos kepada anggota parlemenpada Kamis malam ketika mereka membahas pemecatannya.

Ketika sudah jelas pada hari Jumat bahwa dia akan diusir, Santos tampak pasrah dengan nasibnya.Dia mengenakan mantel di bahunya dan berjabat tangan dengan anggota konservatif yang memilih menentang pemecatannya.

Ketua DPR Mike Johnson dari Republik, yang memilih menentang pemecatan Santos, bersungguh-sungguh saat mengumumkan hasil pemungutan suara dan menyatakan bahwa kursi di New York kosong.

Di luar Capitol, diikuti oleh kerumunan reporter dan kamera, Santos dengan cepat masuk ke dalam kendaraan dan pergi.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.