Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anak Penyintas Bencana Memerlukan Mainan

📅 Jumat, 01 Des 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Anak Penyintas Bencana Memerlukan Mainan Doc: ANTARA/Suci Nurhaliza
Ket. Tangkapan layar Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD DKI Jakarta Muhammad Ridwan dalam siniar kebencanaan, yang tayang di YouTube BPBD DKI Jakarta, Kamis (30/11/2023).

JAKARTA - Anak-anak korban bencana memerlukan mainan untuk penyembuhan psikososialnya. Untuk itu, masyarakat didorong untuk mendonasikan mainan dan boneka yang tidak terpakai.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta mengajak warga menyumbang boneka atau mainan lainnya untuk sarana terapi psikososial bagi anak-anak penyintas bencana. Kegiatan ini dinamai "Ayo Menyumbang Mainan dan Boneka untuk Penyintas."

"Program ini membantu penyintas khususnya anak-anak," kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jakarta, Muhammad Ridwan, Kamis. Ketika anak-anak terkena bencana, akan merasa terpuruk dan kehilangan. Boneka dan mainan bisa digunakansebagai terapi.

Ridwan menuturkan, anak-anak penyintas bencana yang sedang berada dalam fase tumbuh kembang akan senang diberi boneka dan mainan. Selain dapat menghibur, boneka dan mainan juga bisa dimanfaatkan anak-anak penyintas bencana untuk meluapkan perasaan.

"Biasanya ketika selesai mendatangi para penyintas, orang lalu pulang. Padahal di tenda itu masih ada sisa sedih," katanya. Jadi, ketika diberikan boneka dan mainan, mereka bisa mencurahkan perasaan hati. "Dengan curhat kepada benda mati, bisa membuat mereka melupakan kejadian traumatik," ujar Ridwan.

Warga yang ingin berpartisipasi dalam program tersebut, diminta lebih dulu mengunjungi laman resmi BPBD Jakarta untuk mengisi data donasi. Setelah itu, masyarakat dapat menyerahkan boneka atau mainan yang akan disumbangkan melalui jasa pengiriman ke Kantor BPBD Jakarta atau kantor-kantor wali kota terdekat.

Jika tidak memungkinkan mengirim, BPBD juga menyediakan layanan penjemputan. "Selama masih kawasan Jabodetabek, bisa dijemput. Kalau mau dipaketkan juga tidak apa-apa, bisa pilih bayar di tempat. Nanti kami yang membayar ongkos kirimnya," ujar Ridwan.

Selain program berbagi mainan dan boneka, BPBD juga menghadirkan mobil Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang dilengkapi berbagai fasilitas guna mengurangi trauma psikologis. Ini juga untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi penyintas bencana baik anak-anak, dewasa, maupun lansia.

Ridwan mengatakan mobil LDP juga disiapkan untuk kegiatan di luar kebencanaan. Ketika tidak terjadi bencana, misalnya, ada masyarakat yang membutuhkan informasi dan edukasi layanan psikososial, juga dilayani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Iran Lawan Sel...
Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

Gol Bunuh Diri Selamatkan Belgia dari Kekalahan saat Imbang 1-1 Lawan Mesir

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.