Berpotensi Menguat Terbatas
Selasa, 21 Nov 2023, 09:14 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat lanjutan, hari ini (21/11). Sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG diperkirakan berasal dari eksternal.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (21/11), bergerak menguat terbatas di kisaran 6.968-7.030. Menurutnya, IHSG akan dipengaruhi pergerakan bursa global, di mana yield US Treasury tenor 10 tahun mulai melandai dan pergerakan nilai tukar rupiah cenderung menguat.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/11) sore, ditutup menguat dipimpin oleh saham sektor infrastruktur. IHSG ditutup menguat 17,22 poin atau 0,25 persen ke posisi 6.994,89. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,26 poin atau 0,14 persen ke posisi 918,67.
"Bursa Asia didominasi oleh penguatan karena pasar berspekulasi bahwa The Fed akan mengakhiri kenaikan tingkat suku bunganya," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Sejumlah pejabat bank sentral Eropa akan menyampaikan pidatonya pada Senin (20/11) ini, dan mungkin memberikan pandangan mengenai siklus kenaikan suku bunga mereka.
- Bursa Efek Indonesia (BEI)
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
- Pasar Modal
- Bulls and Bears
- Indonesia Stock Exchange (IDX)
- Bursa Saham
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Veda Ega Tembus 10 Besar di Latihan Bebas Kedua Moto3 Amerika
-
Liga Champions: Gol Penalti Yamal Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Newcastle
-
Tak Tanggung-tanggung, Maluku Sajikan 47 Event Wisata di 2026 untuk Dongkrak Kunjungan Turis
-
Pemeriksaan Fadia Arafiq di KPK
-
AHY Dorong Hunian TOD di Kota Besar untuk Atasi Keterbatasan Lahan
-
Wabup Lombok Tengah Peringatkan Pedagang: Jangan Mainkan Harga Sembako Jelang Lebaran
-
Whoosh Ngebut Lagi, 62 Perjalanan Siap Layani Penumpang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.