Cenderung Bergerak Mendatar
Senin, 20 Nov 2023, 08:56 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan bergerak datar awal pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi faktor eksternal, terutama data ekonomi Amerika Serikat (AS).
Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menilai pelambatan inflasi di AS pada awal pekan lalu dilanjutkan dengan penurunan penjualan ritel dan peningkatan klaim pengangguran bakal mengakhiri penguatan terhadap mata uang lain.
Karenanya, dia memproyeksikan kurs rupiah dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (20/11), bergerak mendatar di kisaran 15.400-15.600 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank pada penutupan perdagangan, Jumat (17/11), menguat 62 poin atau 0,40 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.493 rupiah per dollar AS.
"Setelah (rilis data) inflasi AS pada Oktober 2023 yang lebih rendah dari perkiraan, data, Kamis (16/11), menunjukkan klaim pengangguran AS mingguan tumbuh lebih dari perkiraan selama empat minggu berturut-turut," ucap Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangan tertulis di Jakarta, kemarin.
Seperti diketahui, rupiah sempat menguat tajam pada Rabu (15/11) hingga 195 poin karena data inflasi AS month over month (MoM) hanya 0 persen dengan dugaan sebelumnya 0,1 persen dan year on year (YoY) 3,2 persen dari ekspektasi 3,3 persen. Kemudian, data klaim pengangguran AS meningkat 13 ribu menjadi 231 ribu dari perkiraan 220 ribu.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Wilayah DKI Jakarta Akan Diguyur Hujan pada Selasa (24/2) Sore
-
Antisipasi Arus Puncak, Rekayasa Tol Japek Dilanjutkan
-
BEI Catat 3.040 Sanksi, Ratusan Emiten Kena Semprit
-
Papua Siap Bangun Industri Kelautan, Lebih dari 100 Kampung Nelayan Sudah Siap Diverifikasi
-
Periode Pascalebaran, PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer
-
Spanyol Wajibkan Verifikasi Usia Ketat untuk Blokir Akses Medsos pada Anak
-
Formula 1: Verstappen Kritik Teknologi Mobil F1 Terbaru, Rasanya Seperti Game Balap
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.