PMI Perlu Persiapkan Diri Agar Bisa Bersaing di LN

Kamis, 16 Nov 2023, 01:30 WIB

JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menegaskan pentingnya persiapan dan pemahaman yang baik bagi Pekerja Migran Indonesia sebelum berangkat ke luar negeri.

Hal itu disampaikan Benny saat memberikan pembekalan dan motivasi kepada 1.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) skema penempatan pemerintah (G to G) ke Korea Selatan di Jakarta, Rabu (15/11).

Ket. Foto: PEMBEKALAN CALON PMI -- Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani saat memberikan pembekalan dan motivasi kepada 1.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) skema penempatan pemerintah (G to G) ke Korea Selatan di Jakarta, Rabu (15/11). — Sumber: ANTARA/Reno Esnir

Dalam acara itu Benny juga menghadirkan pejabat tinggi negara yakni, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Basarah.

Benny menyampaikan, motivasi dan pembekalan kepada CPMI adalah platform yang sangat penting dalam memastikan pelindungan, kesejahteraan, dan keselamatan para pekerja migran nantinya.

"Dahulu Pekerja Migran Indonesia seolah-olah dianggap sebagai orang rendahan. Seolah-olah Tenaga Kerja Indonesia alias Pekerja Migran Indonesia selalu dianggap sebagai beban bagi negara. Seolah-olah mereka adalah orang-orang yang selalu menimbulkan masalah, oleh karena itu negara merasa terbebani dengan masalah itu sendiri," kata Benny.

Tak hanya itu, Benny memaparkan terkait sikap tegas BP2MI terhadap perilaku calo dan sindikat penempatan ilegal Pekerja Migran Indonesia. Menurutnya, praktik kejahatan kemanusiaan tak boleh dikompromikan. Benny berjanji akan terus memerangi sindikat.

"Kami jajaran BP2MI menyatakan perang melawan stigma gelap tersebut dengan cara mengubah mindset atau cara pandang publik dalam menilai pekerja migran. Karena ternyata selama ini, terdapat fakta-fakta baik pekerja migran yang tersembunyi dihadapan publik, karena Pekerja Migran Indonesia telah memberi sumbangan devisa terbesar kedua," ujar Benny.

Benny menyebut, para Pekerja Migran Indonesia merupakan orang yang baik dan hebat. "Fakta menunjukan bahwa ternyata pekerja migran Indonesia adalah penyumbang terbesar kedua setelah sektor migas. 159, 6 triliun rupiah sumbangan pekerja migran kepada negara, dan negara berutang banyak kepadanya," ujar Benny.

Nama Baik Negara

Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah, yang memberikan motivasi persatuan, toleransi, dan budaya Indonesia, menyampaikan harapannya agar PMI yang akan berangkat ke Korea nanti wajib menjaga nama baik Indonesia.

"Karena adik-adikku CPMI akan membawa nama Indonesia di dunia Internasional (Korea Selatan), maka kalian harus menjaga nama baik Indonesia. Lebih jauh dari itu kalian perlu membawa jati diri bangsa sesuai dengan kepribadian budaya Nusantara," tegasnya.

Ahmad Basarah menyoroti warna merah putih yang mendominasi atribut CPMI dan para pejabat tinggi di BP2MI. Menurutnya, atribut tersebut bukan hanya simbol semata, tetapi bentuk nyata penghormatan tertinggi suatu bangsa kepada negara tercintanya Indonesia.

"Saya percaya, masker dan dasi merah putih yang adik-adik pakai, dan terutama para pimpinan juga pakai, itu bukan sekedar simbol. Bukan sekedar atribut. Tapi menggambarkan pikiran dan hati nurani, juga sanubari merah putih di dalam diri teman-teman semua," ujarnya.

Dalam kegiatan yang diadakan di Nareswara Ballroom, Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Ahmad Basarah memuji prestasi BP2MI yang telah berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Melalui kegiatan ini, dihadapan 1000 CPMI yang hadir ia bangga dengan pekerjaan Benny selaku Kepala BP2MI beserta jajaran, karena nasib pekerja migran semakin hari semakin menunjukan perkembangan yang baik.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.