- Home
-
- Megapolitan
-
- Korban Bencana Dijanjikan ...
Korban Bencana Dijanjikan Cepat Dibantu
Selasa, 07 Nov 2023, 05:25 WIBJAKARTA - Setiap korban bencana Jakarta dijanjikan akan cepat dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta. "BPBD memastikan untuk merespons cepat para korban bencana dengan penyaluran bantuan," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta, Yohan, Senin (6/11).
Bantuan bencana langsung disalurkan setelah tim reaksi cepat di lapangan merampungkan pendataan jumlah korban dan jenis bencana. "Paling lambat satu hari setelah bencana, bantuan akan disalurkan," ujar Yohan.
Langkah demikian, sama seperti saat BPBD Jakarta menyalurkan bantuan logistik kepada 476 korban bencana kebakaran di permukiman periode Agustus-September 2023. Dia menjelaskan kasus kebakaran rumah penduduk diperparah akibat musim kering dan kelalaian manusia.
BPBD mencatat 16 kasus kebakaran dengan jumlah yang terbakar lebih dari 300 bangunan pada periode itu. Tiap-tiap lokasi kebakaran tersebut disalurkan bantuan logistik lebih dari 200 paket. Bantuan berupa panganan, air bersih, terpal, matras, selimut, dan pakaian anak.
"Dalam perhitungan, bantuan bisa mencukupi kebutuhan korban selama tiga hari. Setelah itu dapat ditambah jika masih dibutuhkan," ujar Yohan. Ketika disinggung terkait kondisi Jakarta yang saat ini sudah memasuki musim hujan yang rawan banjir, dia menyebutkan, BPBD akan bekerja sama dengan Dinas Sosial dan instansi terkait lain untuk mencukupi kebutuhan korban bencana.
Dia mengingatkan, dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112 yang beroperasi selama 24 jam nonstop. BPBD Jakarta melaporkan 22 rukun tetangga (RT) tergenang imbas hujan lebat di Jakarta Sabtu (4/11).
Kepala BPBD Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan wilayah yang paling terdampak di Kelurahan Cawang. Terdapat 14 RT tergenang memiliki ketinggian 30 hingga 250 centimeter karena hujan tinggi serta luapan Kali Ciliwung. Di Kelurahan Bidara Cina terdapat tiga RT tergenang dengan ketinggian 30 hingga 150 centimeter.
Meski telah dipastikan tidak ada pengungsi, BPBD mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan. BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.
Yohan menyatakan para personel disiapkan untuk menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Ini dikerjakan bersama para lurah dan camat agar genangan cepat surut.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Old Trafford Tamat? Bos Proyek MU Buka Suara Soal Kapan Stadion Baru Resmi Dibuka
-
Banjir Bandang Aceh Tengah Hantam Lagi, 2 Jembatan Ambruk dan Desa Terisolasi
-
Tiket Kereta Final Piala Dunia Tembus 2,4 Juta Rupiah, Fans Sebut “Tidak Masuk Akal”
-
Asik, Kini Ratusan Pramuwisata Kalbar Terima Tip via QRIS GoPay Merchant
-
Badan Pegal-pegal dan Otot Tak Seimbang? Ini 4 Kebiasaan yang Harus Anda Perbaiki
-
BI Percaya Diri, Inflasi 2026–2027 Tetap Jinak di Kisaran Target
-
Presiden Prabowo Terbang ke Rusia, Agendakan Pertemuan Khusus dengan Vladimir Putin
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.