DHE di Luar Negeri Masih di Atas Rp124 Triliun

Selasa, 07 Nov 2023, 09:03 WIB

JAKARTA - Pemerintah mencatat devisa eksportir yang masih tersimpan di luar negeri mencapai 8 miliar dollar AS atau setara 124,22 triliun rupiah (kurs saat ini 15.527,90 rupiah per dollar AS). Karenanya, pemerintah akan terus mengevaluasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA).

"Kita akan lakukan relaksasi terhadap DHE, karena DHE belum maksimal dalam tiga bulan ini, dan kita masih bisa melihat potensi 8 miliar dollar AS dari devisa ini yang masih parkir di tempat lain (luar negeri)," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (6/11).

Ket. Foto: Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian — Sumber: ISTIMEWA

Terkait dengan ekspor dan impor pada kuartal III-2023 yang terkontraksi, Airlangga menjelaskan kebijakan pemerintah terus diarahkan untuk meningkatkan ekspor-impor. Dia mencontohkan pemerintah memperbolehkan sektor manufaktur untuk dapat ekspor ke dalam lebih dari 50 persen.

"Tentu kita juga melihat demand (ekspor impor) sendiri relatif melemah, oleh karena itu beberapa kebijakan yang dilakukan pemerintah, termasuk kebijakan dalam negeri adalah membolehkan sektor manufaktur yang biasanya ekspor bisa ke dalam 50 persen, ini direlaksasi lebih dari 50 persen," ujarnya.

Adapun berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekspor Indonesia tercatat mengalami kontraksi sebesar 4,26 persen dan impor mengalami kontraksi 6,18 persen.

Manufaktur Ekspansif

Pada kesempatan sama, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan kinerja sektor manufaktur Indonesia yang saat ini tumbuh positif akan mampu mengimbangi pelemahan ekspor dan impor. "Manufaktur cukup seimbang antara permintaan domestik dan ekspor, sehingga permintaan domestik yang tumbuh sehat akan bisa jadi penopang bagi kompensasi ekspor atau permintaan eksternal yang melemah," kata Sri Mulyani.

Meningkatnya permintaan domestik pada industri manufaktur ditopang oleh industri barang logam yang mencakup komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik yang tumbuh 13,68 persen year on year (yoy). Kemudian, industri logam dasar yang 10,86 persen yoy, industri alat angkutan tumbuh 7,31 persen yoy, serta industri barang galian bukan logam tumbuh 7,20 persen yoy.

Di samping itu, Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Oktober masih terjaga pada level ekspansif, yakni 51,5. Meski melemah, namun capaian tersebut menandakan ekspansi manufaktur Indonesia terjaga berturut-turut selama 26 bulan terakhir.

Kendati demikian, Menkeu mengatakan akan tetap mewaspadai pelemahan kinerja ekspor dan impor. Ke depan, pemerintah akan terus memantau outlook perekonomian pada negara maju.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.