Berita Gembira, Kalsel Tambah Alat Deteksi Dini Peringatan Bencana
Sabtu, 04 Nov 2023, 00:13 WIBBanjarmasin - Berita gembira, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menambah alat deteksi dini peringatan bencana atau early warning system (EWS) khususnya untuk bencana banjir dan tanah longsor.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan R Suria Fadliansyah melalui Kepala Sub Bidang Kesiapsiagaan, Ariansyah di Banjarbaru, Jumat, menyampaikan, penambahan alat EWS ini bekerja sama dengan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang provinsi setempat.
"Penambahan di beberapa tempat di sejumlah daerah," ujarnya.
Menurut dia, potensi bencana di provinsi ini dihadapkan dengan kondisi musim, saat musim kemarau bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
"Saat ini mulai musim hujan, potensi bencana banjir dan tanah longsor," ujarnya.
Ariansyah menyatakan, kesiangan sejak dini harus dilakukan, sehingga pengecekan dan penambahan EWS yang ada di sejumlah daerah sudah selayaknya dilaksanakan saat ini.
"Tindaklanjut ini dilaksanakan pengecekan alat di masing-masing kabupaten agar dapat berfungsi optimal pada saat memasuki musim hujan," ujarnya.
Dengan bantuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalsel, ucap Ariansyah, maka ditambah lagi alat tersebut untuk mengoptimalkan itu.
Disampaikan dia, penempatan lokasi alat EWS tahun Anggaran 2022 ada 35 unit berada di 32 desa.
"Semua berada di sepuluh kabupaten sebanyak 35 unit EWS tersebut ditempatkan," ujarnya.
Adapun titik lokasinya, yakni, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebanyak dua unit di dua desa, Kabupaten Banjar sebanyak empat unit di empat desa, Kabupaten Tabalong sebanyak dua unit di dua desa, Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak enam unit di tiga desa.
Kemudian, di Kabupaten Balangan sebanyak dua unit di dua desa, Kabupaten Hulu Sungai Selatan satu unit di satu desa, Kabupaten Hulu Sungai Utara sebanyak tiga unit di tiga desa, Kabupaten Tapin sebanyak lima unit di lima desa, Kabupaten Tanah Laut sebanyak tujuh unit di tujuh kecamatan dan Kabupaten Kotabaru sebanyak tiga unit di tiga desa.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif
-
BNPB: 1.730 Bencana Melanda Indonesia hingga September 2026
-
Jokowi Tiba di Istana untuk HUT RI ke-81, Penampilan dengan Adat Bali Jadi Sorotan
-
Wali Kota Bandung Minta Perizinan Harus Dorong Investasi dan Lapangan Kerja
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
-
Pendaftar Tembus 336 Ribu, Istana Tambah Blok Undangan HUT ke-81 RI
-
Pastikan Stok BBM di NTT Aman, Komut Pertamina Tinjau Langsung Daerah Gempa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.