Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS-Korea Selatan Gelar Latihan Militer dengan Drone dan Sensor Laser

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 13:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS-Korea Selatan Gelar Latihan Militer dengan Drone dan Sensor Laser Doc: AP/Yonhap/Yang Ji-woong
Ket. Howitzer self-propelled K-9 tentara Korea Selatan dan howitzer self-propelled K-55A1 menembak selama latihan militer di lapangan pelatihan di Cheorwon, Korea Selatan, Jumat, 27 Oktober 2023.

INJE - Pasukan Korea Selatan dan AS menggelar latihan tempur bersama di masa depan yang melibatkan drone, kendaraan tak berawak, dan sensor laser yang dapat dipakai minggu ini sebagai bagian dari upaya memodernisasi militer, kata tentara Seoul pada Sabtu (27/10).

Pelatihan dilakukan ketika militer Korea Selatan melakukan serangkaian latihan tahunan musim gugur Hoguk yang bertujuan meningkatkan respons terhadap ancaman nuklir dan rudal Korea Utara.

Lebih dari 120 tentara dari kedua belah pihak bergabung untuk berperang melawan tim terlatih dari pasukan lawan di kota tiruan yang tampak mirip dengan ibu kota Korea Utara, Pyongyang, yang dibangun di Pusat Pelatihan Tempur Korea di pegunungan di kota timur Inje.

Latihan juga memobilisasi berbagai sistem senjata berteknologi tinggi yang bertujuan meningkatkan kemampuan tempur di masa depan, dengan pasukan yang memakai beberapa sistem keterlibatan laser terintegrasi (MILES), yang menggunakan laser untuk mensimulasikan pertempuran sebenarnya.

Beberapa drone diterbangkan untuk tujuan pengintaian, beberapa menembakkan senapan serbu, sementara Korea Selatan mengirimkan kendaraan tak berawak serbaguna untuk membawa personel yang terluka.

Choi Jeong-Il, kapten Divisi Infanteri ke-25 tentara Korea Selatan, yang dijuluki brigade TIGER, mengatakan aset tak berawak dan perlengkapan MILES membantu mengidentifikasi musuh dan mengukur korban pasukan sekutu.

"Kami dapat mengkonfirmasi pergerakan musuh menggunakan drone, dan menyerang mereka dengan peralatan serangan mutakhir, yang memungkinkan kami memaksimalkan hasil operasi sekaligus meminimalkan kerusakan pada pasukan kami," katanya.

Letnan Satu Derek Chen dari Tim Tempur Brigade Stryker ke-2 Divisi Infanteri ke-4 AS mengatakan latihan tersebut memberikan "pengalaman yang membuka mata", dan aset tersebut akan bermanfaat dalam operasi tempur di masa depan.

Sebaiknya Anda baca juga:

Tentara Korea Selatan meluncurkan brigade TIGER tahun lalu sebagai unit percontohan untuk operasi peperangan di masa depan dengan menggunakan drone bertenaga kecerdasan buatan dan kendaraan tempur yang sangat mobile. Hal ini bertujuan mengubah semua unit tempur berdasarkan model tersebut pada tahun 2040.

Tentara Korea Selatan juga mengadakan kompetisi perang masa depan internasional pertamanya selama lima hari hingga Sabtu, yang diikuti sekitar 300 tentara dari lima negara termasuk Inggris, Uzbekistan, dan Kamboja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.