DKI libatkan pelajar kurangi pelanggaran ketertiban umum
Selasa, 24 Okt 2023, 22:55 WIBJakarta -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melibatkan pelajar di daerah ini untuk mengurangi potensi pelanggaran ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) seperti merokok, tawuran, narkoba, vandalisme dan lainnya.
Trantibum,lanjut Heru,bisa dimulai sejak dini, terutama di lingkungan sekolah agar menjadi tempat yang baik, tertib dan aman bagi seluruh pelajar.
Selain itu, merekabisa menyosialisasikan kebijakan pemerintah daerah terkait peraturan yang harus ditaati dan menjadi contoh baik di lingkungan sekolah.
Heru juga berpesan agar tindakan tidak terpuji seperti merokok, tawuran, narkoba, vandalisme, dan lainnya bisa ditekan dan diminimalkan.
"Jadi, mereka harus terlebih dahulu menjadi contoh baik bagi teman-temannya yang lain. Kami titip agar mereka memantau dan membina kegiatan yang positif," ujar Heru.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Arifin menyebut perlindungan terhadap masyarakat di lingkungan DKI Jakarta dapat dimulai sejak dini melalui jalur pendidikan.
Menurutnya, jumlah personel Satpol PP tidak akan cukup dalam menjaga trantibum masyarakat di Jakarta sehingga perlu bersinergi dengan masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut.
Arifin juga meyakini bahwa indikator keberhasilan dalam menjaga trantibum bukan dengan semakin banyaknya tindakan terhadap para pelanggar peraturan daerah (Perda), tetapi indikator keberhasilan yang ingin dituju dan pemahaman serta kepatuhan terhadap segala aturan yang ada.
Satpol PP Provinsi DKI Jakarta akan membangun sinergi dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta bersama sekolah-sekolah dalam menjalankan berbagai program pembangunan pemahaman trantibum dan perlindungan masyarakat sejak dini.
Sebelumnya, terjadi dua kasus tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan, dalam sepekan terakhir.
Pertama, sejumlah kelompok massa terlibat pertikaian fisik di terowongan Jalan Sultan Agung menuju Jalan Dr Saharjo, di dekat Terminal Manggarai, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (19/10) malam.
Kericuhan berlangsung sekitar pukul 22.00 WIB di wilayah Terminal Manggarai, RT 002 RW 008, Jakarta Selatan.Kedua, aparat menangkap sembilan pemuda yang hendak melakukan tawuran di tiga lokasi berbeda di Jakarta Selatan pada Minggu (22/10) dini hari.
Kepala Satuan (Kasat) Samapta Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Rosa Witarsa menjelaskan, penangkapan dilakukan oleh Team Patroli Perintis Presisi (TPPP) Polres Metro Jakarta Selatan berjumlah sembilan orang yang melaksanakan kegiatan tersebut mulai pukul 00.00-06.00 WIB di Jakarta Selatan.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Brimob Diturunkan Jaga Jakarta
-
Parade Pembalap MotoGP 2025 Diramaikan Ribuan pelajar di Mataram
-
JLM dan SSU Tandatangani Dua Kesepakatan Strategis Perkuat Kedaulatan Digital Indonesia
-
Malaysia Ingin Jadi Pelopor Transportasi Ramah Lingkungan di Asean
-
Seperti Blok M, Pemprov DKI akan Kembangkan Cawang dan Pasar Baru Jadi TOD Baru
-
Jet Tempur Super Dassault Rafale F5 akan Segera Hadir
-
BTN Dukung Penyaluran 26.000 Rumah Subsidi FLPP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.