Semoga segera Turun Hujan, Kulon Progo Perpanjang Darurat Kekeringan Karena Permintaan Air Tinggi

Sabtu, 21 Okt 2023, 21:38 WIB

Kulon Progo - Semoga segera turun hujan, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperpanjang status tanggap darurat kekeringan dari 12 Oktober hingga 10 November 2023 karena permintaan air bersih dari masyarakat terdampak kekeringan masih tinggi.

Adapun Status Tanggap Darurat Kekeringan tahapan pertama diberlakukan mulai 11 September hingga 11 Oktober 2023.

"Dengan Status Tanggap Darurat Kekeringan tahap kedua, kami menyiapkan 270 tangki air bersih yang akan disalurkan kepada warga terdampak kekeringan," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo Budi Prastawa di Kulon Progo, Sabtu.

Ia mengatakan ada tujuh kapanewon/kecamatan yang jadi sasaran utama dropping air bersih, yakni Samigaluh, Kokap, Girimulyo, dan Kalibawang, sedangkan paling sedikit ke Temon, Panjatan, dan Pengasih.

Sejauh ini sudah 80 tangki air bersih yang disalurkan sesuai permintaan, ujarnya.

"Wilayah Samigaluh, Kokap, Girimulyo, dan Kalibawang merupakan wilayah paling terdampak kekeringan karena letak geografisnya ada di Perbukitan Menoreh," katanya.

Budi mengatakan permintaan air bersih dari masyarakat di wilayah Perbukitan Menoreh masih cukup tinggi.

Ia mengatakan saat ini ada peningkatan permintaan meski tidak signifikan.

Ia pun membuka kemungkinan jika Status Tanggap Darurat Kekeringan masih bisa kembali diperpanjang. Apalagi awal musim hujan diperkirakan baru terjadi pada November.

Sejak awal Agustus hingga kini, BPBD Kulon Progo sudah menyalurkan hampir 600 tangki air bersih. Penyaluran mengandalkan tiga kendaraan tangki milik BPBD Kulon Progo.

"Meski demikian, perlu dilihat juga curah hujannya seperti apa mengingat baru awal musim hujan," kata Budi.

Sekretaris Daerah Kulon Progo Triyono membenarkan jika Status Tanggap Darurat Kekeringan disetujui untuk diperpanjang. Persetujuan diberikan oleh Penjabat Bupati Kulon Progo Ni Made Dwipanti Indrayanti.

"Setelah disetujui, anggaran belanja tak terduga (BTT) bisa digunakan untuk mendukung penanganan kekeringan," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.