Dinkes Cirebon Mengintensifkan Program Cegah Stunting Sejak Remaja
Minggu, 13 Sep 2026, 23:47 WIBCirebon - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengintensifkan program pencegahan stunting sejak usia remaja melalui edukasi kesehatan, pemenuhan gizi dan pencegahan anemia pada remaja putri.
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni di Cirebon, Minggu, mengatakan pencegahan stunting perlu dimulai sebelum seseorang memasuki masa kehamilan, termasuk dengan membangun kebiasaan hidup sehat sejak remaja.
"Pencegahan stunting tidak dimulai saat hamil atau setelah anak lahir, tetapi harus dimulai sejak usia remaja putri dengan menjaga kesehatan reproduksi dan kecukupan gizi," katanya.
Menurut dia, remaja putri menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena memiliki risiko mengalami anemia yang berkaitan dengan siklus menstruasi.
Oleh karena itu, kata dia, Dinkes Kabupaten Cirebon mendorong konsumsi tablet tambah darah (TTD) secara rutin sebagai bagian dari pencegahan anemia sejak usia remaja.
Ia menyebutkan remaja putri sangat rentan mengalami anemia, karena mengalami siklus haid setiap bulannya.
âOleh karena itu, rutin mengonsumsi tablet tambah darah seminggu sekali sangat penting untuk mencegah anemia agar nantinya tidak melahirkan bayi stunting," ujarnya.
Selain pencegahan anemia, lanjut dia, program tersebut mencakup edukasi mengenai kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, serta penerapan Pergerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Pihaknya mendorong remaja membiasakan konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama makanan yang mengandung protein hewani, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
"Pencegahan stunting harus didukung dengan Germas. Biasakan sarapan bergizi seimbang sebelum beraktivitas, mengonsumsi makanan kaya protein hewan, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan," katanya.
Ia menuturkan salah satu pelaksanaan program tersebut, dilakukan melalui Aksi Cegah Stunting di SMP Negeri 1 Gebang pada Jumat (11/9) dengan melibatkan 200 siswi.
âKegiatan itu diisi konsumsi TTD, serta edukasi kesehatan dan pencegahan stunting,â katanya.
Dinkes Kabupaten Cirebon menempatkan edukasi remaja sebagai bagian dari pencegahan stunting dalam jangka panjang, dengan membangun kesadaran mengenai kesehatan sebelum memasuki usia kehamilan.
"Kami ingin kebiasaan hidup sehat, pemenuhan gizi, dan pencegahan anemia sudah dilakukan sejak remaja sebagai bekal untuk membentuk generasi yang sehat," tuturnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Memperkuat Pencegahan Stunting Melalui Posyandu
-
Deretan Pelatih Baru Siap Unjuk Gigi di UEFA Nations League 2026-27
-
Akademi Pencegahan Stunting, Kompetensi ASN untuk Tekan Stunting di Kota Yogyakarta
-
Kejar Nilai Tambah Ekonomi, Enam Sektor Prioritas Dibayangi Risiko Ekologis
-
Pakar dari UI Ingatkan Publik Akan Bahaya Minuman Kekinian bagi Kesehatan
-
FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Tekuk Singapura 2-0, Modal Hadapi Malaysia di Laga Kedua Grup A
-
Pegadaian Raih Empat Penghargaan di KESGI Award 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.