BMKG: NTB Masih Jadi Area Peringatan Kekeringan Meteorologis

Sabtu, 21 Okt 2023, 11:42 WIB

PRAYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih menjadi area peringatan dini kekeringan meteorologis dampak musim kemarau 2023.

"Masyarakat NTB dihimbau agar dapat menggunakan air secara efektif dan efisien pada puncak kemarau ini," kata Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Nusa Tenggara Barat Ni Made Adi dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Sabtu (21/10).

Beberapa wilayah perlu menjadi perhatian yang merupakan wilayah peringatan dini yaitu level awas Kabupaten Dompu di Dompu, Huu. Kabupaten Bima di Kecamatan Belo, Donggo, Lambitu, Lambu, Langgudu, Sanggar, Sape, Soromandi dan Wawo.

"Kemudian di Kota Bima di Kecamatan Asakota, Raba), Kabupaten Lombok Timur di Kecamatan Jerowaru), Sumbawa di Kecamatan Lape, Moyo Utara, Plampang dan Rhee," katanya.

Sedangkan untuk level siaga di Kabupaten Dompu di Kecamatan Kilo, Pekat, Woja. Kabupaten Bima di Kecamatan Bolo, Madapangga, Palibelo, Tambora. Kota Bima di Rasanae Timur, Sumbawa di Kecamatan Buer, Empang, Labuhan Badas, Utan.

"Masyarakat juga perlu mewaspadai akan terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan yang umumnya terjadi pada periode puncak musim kemarau," katanya.

Hasil Monitoring ENSO terakhir menunjukkan indeks ENSO (+1.57), sedangkan IOD sebesar (+2.15). Kondisi IOD positif diprediksi bertahan hingga akhir 2023. Sedangkan El Nino moderat diprediksi terus bertahan hingga Februari 2024.

Aliran massa udara di wilayah Indonesia masih didominasi oleh angin timuran. Aliran massa udara diprediksi masih didominasi oleh angin timuran dengan kecepatan yang melemah. Suhu muka laut di wilayah Indonesia umumnya menunjukkan kondisi lebih dingin.

Anomali SST Perairan Indonesia secara umum diprediksi akan didominasi oleh kondisi dingin di bagian barat Indonesia dan hangat di wilayah Laut Natuna Utara dan Laut Jawa, dengan kisaran nilai -2.0 hingga +1.0 derajat celsius. Kemudian kondisi hangat tersebut tetap meluas pada Desember 2023 hingga April 2024.

"Analisis MJO menunjukkan MJO tidak aktif di wilayah Indonesia, diprediksi tetap tidak aktif hingga awal dasarian I November 2023, MJO berkaitan dengan aktivitas konveksi/potensi awan hujan di wilayah Indonesia," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.