Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Bupati Garut: Bangun Jalan Pelosok agar Naikkan Nilai Jual Hasil Tani

Kamis, 19 Okt 2023, 00:09 WIB

Garut - Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan pembangunan jalan akses pertanian di pelosok Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk memudahkan pengangkutan menuju pasar dan menaikkan nilai jual tani agar lebih tinggi yang akhirnya bisa berdampak meningkatkan kesejahteraan hidup bagi petani.

"Hasil pertanian misalnya ya, dulu yang harganya dengan di daerah Cibalong itu harganya cuman Rp300, sekarang ke pasar harga bisa Rp2.000 karena kita buat jalan," kata Bupati Garut Rudy Gunawan di Garut, Rabu.

Ia menuturkan Pemkab Garut selama ini membangun sejumlah akses jalan di wilayah selatan maupun daerah lainnya sehingga bisa saling terhubung yang tujuannya untuk kemudahan masyarakat melakukan aktivitas, termasuk kegiatan bertani.

Jalan produksi pertanian, kata dia, tentunya harus bagus agar memudahkan petani untuk mengangkut dan menjual hasil taninya lebih tinggi, sehingga bisa meningkatkan taraf kehidupan ekonominya.

"Kita kan membuat satu perencanaan secara jangka panjang, itu kita mengkoneksikan infrastruktur terutama jalan-jalan produksi," katanya.

Ia mengungkapkan setelah adanya pembangunan jalan pertanian itu, petani sudah bisa mengangkut hasil tani ke jalan raya atau pasar walau dengan jarak yang jauh. Namun harga hasil tani bisa lebih naik daripada dijual di kebun.

Ia mencontohkan seperti produk pertanian singkong oleh petani diangkut jauh ke jalan raya atau pasar agar nilai jual bisa tinggi dari Rp200 per kg, menjadi Rp1.000 per kg, dan saat ini karena sudah ada jalan bisa menjualnya dengan harga Rp2.000.

Salah satu jalan yang saat ini sedang dibangun Pemkab Garut yakni wilayah Desa Gunung Jampang, Kecamatan Bungbulang, atau di kawasan pelosok yang jaraknya sekitar kurang lebih 3 jam menggunakan kendaraan bermotor dari wilayah kota Garut.

Bupati Garut mencek proyek pembangunan dan merekonstruksi jalan menuju Gunung Jampang dengan harapan mobil sejenis sedan dapat melintas di kawasan tersebut.

"Ini dibangun, direkonstruksi, ke sini bisa menggunakan mobil sedan sebentar lagi, harusnya ini selesai tahun 2020, tapi karena COVID-19 kita baru menyelesaikan di 2023 akhir ini," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.