Hamburg Mundur dari Pencalonan Tuan Rumah Olimpiade Setelah Ditolak Warga

Selasa, 02 Jun 2026, 06:20 WIB

HAMBURG – Ambisi kota Hamburg untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2036, 2040, atau 2044 resmi berakhir setelah mayoritas warga menolak rencana tersebut dalam referendum yang digelar pada hari Senin (1/6).

Hasil pemungutan suara menunjukkan 55 persen warga menolak pencalonan Hamburg, sementara 45 persen mendukung. Dengan 98 persen surat suara telah dihitung, hasil tersebut cukup untuk menggagalkan upaya kota pelabuhan terbesar di Jerman itu melanjutkan proses pencalonan.

Ket. Foto: Ilustrasi logo Olimpiade. — Sumber: AFP

Hamburg sebelumnya menjadi salah satu dari empat kandidat yang bersaing untuk dipilih oleh German Olympic Sports Confederation sebagai wakil Jerman dalam pencalonan tuan rumah Olimpiade. Tiga kandidat lainnya adalah Berlin, Munich, dan kawasan Rhine-Ruhr.

Pemerintah kota berharap referendum tersebut dapat menjadi bukti kuat dukungan publik terhadap proyek Olimpiade. Namun harapan itu pupus setelah sebagian besar pemilih memilih opsi penolakan. Tingkat partisipasi juga tergolong tinggi, dengan hampir 50 persen pemilih yang memiliki hak suara ikut memberikan suara.

Ini menjadi kali kedua dalam kurun sedikit lebih dari satu dekade warga Hamburg menolak rencana menjadi tuan rumah Olimpiade. Pada referendum tahun 2015, sebanyak 51,4 persen pemilih juga menolak proposal pencalonan kota tersebut untuk Olimpiade 2024.

Wali Kota Hamburg, Peter Tschentscher, mengatakan hasil referendum tersebut langsung disampaikan kepada International Olympic Committee dan DOSB sebagai pemberitahuan resmi bahwa Hamburg menarik diri dari proses pencalonan.

“Banyak warga yang menantikan Olimpiade merasa kecewa dengan hasil referendum ini,” ujar Tschentscher dalam pernyataan resminya.

“Saya juga sangat menyesalkan hasil pemungutan suara ini, tetapi saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung upaya membawa Olimpiade ke Hamburg.”

Dengan mundurnya Hamburg, persaingan kini menyisakan tiga kandidat. DOSB dijadwalkan menentukan kota atau kawasan yang akan diajukan kepada IOC pada September mendatang.

Di antara para pesaing yang tersisa, dukungan publik terhadap pencalonan terbilang cukup kuat. Warga Munich dalam referendum Oktober 2025 memberikan dukungan sebesar 66,4 persen terhadap rencana menjadi tuan rumah Olimpiade. Partisipasi pemilih di kota tersebut mencapai 42 persen.

Sementara itu, kawasan Rhine-Ruhr memperoleh dukungan 66 persen dalam referendum yang digelar pada April lalu, dengan tingkat partisipasi mencapai 33 persen. Kota Kiel, yang berharap menjadi lokasi lomba layar jika pencalonan Jerman berhasil, juga menunjukkan dukungan signifikan dengan 63,5 persen pemilih menyetujui proposal tersebut.

Berbeda dengan kota-kota lainnya, Berlin memilih tidak menggelar referendum untuk mengukur dukungan masyarakat terhadap pencalonannya.

Jerman terakhir kali menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas pada 1972 ketika Munich, yang saat itu masih berada di wilayah Jerman Barat, menjadi penyelenggara. Sebelumnya, Berlin pernah menjadi tuan rumah Olimpiade 1936.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.