Garut Perlu Dua Pelabuhan untuk Maksimalkan Sektor Perikanan

Jumat, 27 Feb 2026, 04:12 WIB

GARUT – Peluang pemasukan dari sektor perikanan di Garut sangat tinggi. Maka untuk mengoptimalkannya diperlukan dua pelabuhan. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyatakan wilayah selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, membutuhkan dua pelabuhan untuk mengoptimalkan sektor perikanan sehingga bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

"Ini (pelabuhan) tentu berdampak langsung terhadap kesejahteraan nelayan," kata Abdusy Syakur kepada wartawan di Garut, Kamis.

Ket. Foto: potensi sektor perikanan — Sumber: ist

Ia menuturkan Pemkab Garut siap menyambut program pemerintah pusat maupun provinsi untuk membangun pelabuhan di wilayah selatan Garut.

Dua tempat yang ideal untuk dibangun pelabuhan, kata dia, yakni Cialuteureun di Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, dan Pantai Rancabuaya, Kecamatan Caringin yang dinilai strategis untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya perikanan di wilayah Garut.

"Dengan adanya pelabuhan, proses bongkar muat, distribusi, hingga pemasaran hasil perikanan akan lebih efektif," katanya.

Ia mengatakan pembangunan pelabuhan di Garut harus segera direalisasikan, apalagi mendapatkan informasi dari Anggota DPR RI putra daerah Garut menyampaikan adanya program pembangunan pelabuhan dari pemerintah pusat.

Informasi itu, kata dia, harus segera ditindaklanjuti, termasuk berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat agar secepatnya direalisasikan di Garut.

"Kami langsung merespons peluang tersebut untuk mempersiapkan dokumen yang diperlukan," katanya.

Bupati menyampaikan, berdasarkan informasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat bahwa pembangunan pelabuhan sudah lama direncanakan dengan tahap awal melakukan pembangunan Pelabuhan Cilauteureun.

Ia berharap program pembangunan pelabuhan di Garut itu dapat segera direalisasikan oleh pemerintah provinsi maupun pusat yang memiliki kewenangan dalam pemanfaatan sumber daya alam laut.

"Kerja sama ini menjadi gerbang pembuka bagi kemajuan ekonomi kerakyatan berbasis kelautan," katanya.

 Pengamanan Mudik

Sementara itu, Kepolisian Resor Garut bersama instansi terkait melakukan pengecekan jalur sebagai langkah awal persiapan pengamanan musim mudik Lebaran 2026 di jalur utama Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Luky Martono mengatakan, seluruh hasil pengecekan di jalur nasional maupun provinsi di wilayah Garut akan menjadi kajian untuk persiapan Operasi Ketupat 2026 nanti.

"Kami dari kepolisian bersama-sama dengan Dinas Perhubungan, dari Kementerian Perhubungan, kemudian Dinkes, Jasaraharja melakukan pengecekan jalur untuk kesiapan Operasi Ketupat 2026," katanya.

Ia menuturkan, wilayah Garut memiliki dua jalur yang akan ramai dilintasi kendaraan yakni jalur provinsi lintas Kadungora-Garut, dan jalur nasional lintas Limbangan-Tasikmalaya.

Petugas di lapangan, kata dia, melakukan pengecekan dengan menyusuri sejumlah lokasi yang menjadi rawan gangguan hambatan laju kendaraan, dan juga mengecek kondisi jalan untuk memastikan semuanya layak dilintasi kendaraan.

Hasil dari pengecekan itu, kata dia, seperti daerah rawan kemacetan yakni di jalur nasional wilayah Limbangan akan disiapkan pembatasan jalan dan dua titik penyeberangan orang.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.